Provost periksa 3 anggota piket di Polda
Rabu, 19 Maret 2014 - 08:23 WIB
Provost periksa 3 anggota piket di Polda
A
A
A
Sindonews.com - Tiga anggota piket Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya diperiksa Provost secara intensif. Karena diduga, ketiganya mengetahui insiden penembakan Kadenma AKBP Pamudji.
"Ada tiga anggota yang sedang kita periksa, dan masih diselidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa 18 Maret 2014.
Tiga anggota piket Polda Metro Jaya yang diperiksa di anataranya berinisial S, L dan J. Hingga saat ini, sambung dia, pihaknya sedang melakukan penyidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Menurut Rikwanto, penyidik belum mengetahui siapa pelaku penembakan dan apa motif di balik insiden tersebut. Korban, lanjut dia, ditembak dengan senjata piket dari jarak dekat.
Ketika ditanya apakah penembakan bermula dari perdebatan dan dilakukan oleh S alias Brigadir Susanto, Rikwanto enggan berkomentar lebih jauh.
"Itu terlalu prematur. Penyelidikan masih berlangsung dan kita tunggu hasilnya," tegasnya.
Seperti diberitakan, AKBP Pamuji ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian pelipis sebelah kiri sekitar pukul 21.50, Selasa 18 Maret 2014 malam. Selain itu, penyidik juga menemukan sepucuk pistol di samping tubuh korban.
Baca:
Pamudji tewas akibat 2 tembakan
"Ada tiga anggota yang sedang kita periksa, dan masih diselidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa 18 Maret 2014.
Tiga anggota piket Polda Metro Jaya yang diperiksa di anataranya berinisial S, L dan J. Hingga saat ini, sambung dia, pihaknya sedang melakukan penyidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Menurut Rikwanto, penyidik belum mengetahui siapa pelaku penembakan dan apa motif di balik insiden tersebut. Korban, lanjut dia, ditembak dengan senjata piket dari jarak dekat.
Ketika ditanya apakah penembakan bermula dari perdebatan dan dilakukan oleh S alias Brigadir Susanto, Rikwanto enggan berkomentar lebih jauh.
"Itu terlalu prematur. Penyelidikan masih berlangsung dan kita tunggu hasilnya," tegasnya.
Seperti diberitakan, AKBP Pamuji ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian pelipis sebelah kiri sekitar pukul 21.50, Selasa 18 Maret 2014 malam. Selain itu, penyidik juga menemukan sepucuk pistol di samping tubuh korban.
Baca:
Pamudji tewas akibat 2 tembakan
(mhd)