Jakarta tidak rugi tanpa monorel
Selasa, 18 Maret 2014 - 18:17 WIB
Jakarta tidak rugi tanpa monorel
A
A
A
Sindonews.com - Kelanjutan proyek monorel di Jakarta hingga kini masih belum jelas. Namun tampaknya Pemprov DKI sudah mengisyaratkan akan meninggalkan proyek monorel tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan, masa depan transportasi di Jakarta akan tetap cerah meski tanpa monorel.
Karena menurut Ahok, keberadaan jalur layang kereta rel listrik (KRL) dalam kota, mass rapid transit (MRT), dan bus Transjakarta sudah cukup untuk mengatasi kemacetan di ibu kota.
"Kalau dilihat dari pola transportasi makro yang sudah dirancang, harusnya Jakarta sudah lebih enak kalau ada dua jalur lingkar kereta api, MRT, ditambah dengan adanya busway," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Kendati hingga kini nasib monorel belum jelas, lanjutnya, PT Jakarta Monorail masih berupaya menyelesaikan syarat-syarat Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Dalam salah satu syarat yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, PT JM diminta bersedia untuk tidak meminta subsidi, jika nantinya angkutan tersebut gagal mencapai target penumpang.
"Nah, ke depannya lebih menguntungkan mengembangkan MRT apa monorel. Kalau hitungannya jumlah penumpang lebih cocok MRT," kata Ahok.
Baca juga:
Jokowi ganti monorel dengan Metro Capsule
Monorel mandek, DKI 'dititipi' proyek metro capsule
Lihat videonya, klik disini
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan, masa depan transportasi di Jakarta akan tetap cerah meski tanpa monorel.
Karena menurut Ahok, keberadaan jalur layang kereta rel listrik (KRL) dalam kota, mass rapid transit (MRT), dan bus Transjakarta sudah cukup untuk mengatasi kemacetan di ibu kota.
"Kalau dilihat dari pola transportasi makro yang sudah dirancang, harusnya Jakarta sudah lebih enak kalau ada dua jalur lingkar kereta api, MRT, ditambah dengan adanya busway," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Kendati hingga kini nasib monorel belum jelas, lanjutnya, PT Jakarta Monorail masih berupaya menyelesaikan syarat-syarat Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Dalam salah satu syarat yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, PT JM diminta bersedia untuk tidak meminta subsidi, jika nantinya angkutan tersebut gagal mencapai target penumpang.
"Nah, ke depannya lebih menguntungkan mengembangkan MRT apa monorel. Kalau hitungannya jumlah penumpang lebih cocok MRT," kata Ahok.
Baca juga:
Jokowi ganti monorel dengan Metro Capsule
Monorel mandek, DKI 'dititipi' proyek metro capsule
Lihat videonya, klik disini
(ysw)