Janji lain Jokowi, Kampung Apung jadi kampung deret

Selasa, 18 Maret 2014 - 03:19 WIB
Janji lain Jokowi, Kampung...
Janji lain Jokowi, Kampung Apung jadi kampung deret
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali berjanji akan mengeringkan Kampung Apung, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, yang sudah 24 tahun tenggelam. Pemukiman di Kampung Apung dijanjikan akan disulap menjadi Kampung deret.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, langkah awal untuk mengeringkan Kampung Apung dimulai dari perbaikan drainase dengan menambah pembuatan selokan dan memasang pompa untuk meyedot air yang akan dialirkan ke sungai-sungai.

"Sudah puluhan tahun terendam, masak mau dibiarkan terus. Selokan depan kampung apung kan lagi diperbaiki, nanti kalau sudah kering akan kami buat kampung deret," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Senin (17/3/2014).

Jokowi memastikan kampung tersebut akan kering pada bulan ini. Sebab, segala perlengkapan untuk mengeringkan air setinggi dua meter yang menggenangi rumah warga itu saat ini sudah dikerahkan semuanya.

Sementara, untuk pembuatan kampung deret di Kampung Apung akan dibangun setelah air tersebut kering. Pembangunan kampung deret akan tetap mempertahankan ciri khas di kampung tersebut. Salah satunya adalah kolam-kolam ikan yang menjadi salah satu sumber pendapatan warga kampung tersebut.

Camat Cengkareng Junaidi menargetkan pengeringan akan rampung pada April mendatang. "Warga sudah menandatangani kesepakatan pengeringan Kampung Apung," ungkapnya.

Adapun kesepakatan yang ditandatangani 20 wakil warga RW 01 Kampung Apung, terbagi dalam dua tahap, tahap jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, ada tiga keputusan. Pertama, Pemprov DKI dengan instansi terkait dibantu warga mengangkat sampah yang ada di lahan sekitar empat hektare itu hingga bersih. Lantaran, sudah 24 tahun terendam, pembersihan sampah harus menggunakan alat berat. Kedua, program pengeringan kawasan secara optimal dan menambah pompa/volder untuk menyedot banjir permanen di kawasan tersebut. Ketiga, menormalisasi saluran air yang dikerjakan tidak sesuai bestek. Dan keempat merelokasi sekitar 3.810 makam yang tenggelam di Kampung Apung tersebut.

Sedangkan untuk jangka panjang, ada tiga hal yang disepakati. Yakni pertama Program penataan dan permukiman warga, selain pembangunan jalan serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kedua, Program bantuan perbaikan rumah di sekitar RW,01 (20 RT). Ketiga bekas lokasi makam agar dijadikan SMA Negeri atau SMK Negeri. "Surat kesepakatan sudah tembus ke Gubernur DKI dan katanya akan segera dikeringkan," ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, RW 01 Kampung Apung ini semula bernama Kapuk Teko dan merupakan wilayah yang paling tinggi dari daerah sekitarnya. Pemrov DKI menjadikan tempat ini sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU). Namun sejak tahun 1990, wilayah ini kebanjiran. Tidak hanya menenggelamkan 415 bangunan warga, tapi juga menenggelamkan 3.810 makam termasuk Kantor TPU. Kini tinggal 200 KK yang bertahan tinggal di lokasi itu. Sudah dua balita yang tewas menjadi korban karena tercebur.

Pada 2011 Pemprov DKI sudah menganggarkan Rp14,75 miliar untuk membangun rumah pompa dan perbaikan saluran air. Namun rumah pompa dibangun di RW 04 bukan di RW 01,sehingga tidak berpengaruh terhadap kondisi Kampung Apung, terlebih, saluran air sepanjang 1,2 KM tidak dikerjakan dan telantar.

Sehingga tahun 2013 Pemprov kembali menganggarkan sekitar Rp12,5 Miliar, untuk membangun rumah pompa dan perbaikan saluran air dari Jalan Kapuk Raya sampai ke Kali Angke sekitar 1,2 KM. Namun sampai Maret 2014 rumah pompa itu belum juga berfungsi.
(hyk)
Berita Terkait
Skema Kampung Deret...
Skema Kampung Deret Era Jokowi Jadi Jurus DKI Benahi Permukiman Kumuh
Skema Kampung Deret,...
Skema Kampung Deret, Jurus Pemprov DKI Benahi Permukiman Kumuh
Pembangunan Kampung...
Pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Anies: Kita Harus Bereskan Kumuhnya
Deret Rekor di Balik...
Deret Rekor di Balik Lolosnya Prancis
Tahap Awal Pembangunan,...
Tahap Awal Pembangunan, Progres Kampung Susun Akuarium Capai 10%
Pembangunan Kampung...
Pembangunan Kampung Susun Kunir, Anies: Jadi Tempat Produktif Masyarakat
Berita Terkini
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
35 menit yang lalu
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
44 menit yang lalu
1 Orang Tewas dan 1...
1 Orang Tewas dan 1 Kritis Akibat Bentrokan di Jalan Tambak Menteng
1 jam yang lalu
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
1 jam yang lalu
Mencekam, 1 Orang Terkapar...
Mencekam, 1 Orang Terkapar Akibat Bentrokan Antarwarga di Jalan Tambak Menteng
1 jam yang lalu
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved