Penonton musik di Ancol tewas karena over dosis
Senin, 17 Maret 2014 - 17:11 WIB
Penonton musik di Ancol tewas karena over dosis
A
A
A
Sindonews.com - Tiga penonton pertunjukan musik di Ancol, Jakarta Utara, dipastikan tewas akibat over dosis (OD) narkoba jenis ekstasi dan sabu. Usai dilakukan autopsi di darah korban terdapat kadar alkohol dan narkoba.
Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang juga teman korban, diketahui Isti Rahmawati (19) dan Ricky Maahir (20) mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, sebelum datang ke acara itu.
Dari saksi pula diperoleh keterangan mengenai kebiasaan keduanya yang sering mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.
Sementara, untuk Chua Wen Hu (27), yang juga seorang Warga Negara Singapura mengonsumsi ekstasi dan sabu di salah satu hotel di kawasan Jakarta Utara.
"Kalau korban WNI itu memang saling kenal, sedangkan yang WN Singapura itu bertemu di lokasi acara," terangnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/3/2014).
Selain mengonsumsi narkotika, ketiganya diketahui juga meminum miras jenis vodka yang dijual di lokasi pertunjukan musik.
Usai diautopsi, Chua Wen Hua langsung dibawa ke Singapura. Jasad Isti dan Ricky dimakamkan di daerah Jawa Barat.
Rikwanto mengatakan, pihaknya masih menelusuri narkoba yang digunakan oleh ketiganya. Sementara, untuk seluruh saksi yang juga kawan dari korban tewas tidak ditemukan adanya kandungan narkoba di darah dan urinenya.
"Kalau dari teman-temannya memang tidak diketahui dari mana ketiganya membeli narkoba itu," ungkap mantan Kapolres Klaten ini.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap teman-teman korban, penyidik juga memanggil panitia acara tersebut. "Kami panggil semua yang ada dalam acara itu, mulai dari panitia hingga penjual vodkanya," paparnya.
Baca:
Nonton musik di Ancol, warga Singapura tewas
Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang juga teman korban, diketahui Isti Rahmawati (19) dan Ricky Maahir (20) mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, sebelum datang ke acara itu.
Dari saksi pula diperoleh keterangan mengenai kebiasaan keduanya yang sering mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.
Sementara, untuk Chua Wen Hu (27), yang juga seorang Warga Negara Singapura mengonsumsi ekstasi dan sabu di salah satu hotel di kawasan Jakarta Utara.
"Kalau korban WNI itu memang saling kenal, sedangkan yang WN Singapura itu bertemu di lokasi acara," terangnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/3/2014).
Selain mengonsumsi narkotika, ketiganya diketahui juga meminum miras jenis vodka yang dijual di lokasi pertunjukan musik.
Usai diautopsi, Chua Wen Hua langsung dibawa ke Singapura. Jasad Isti dan Ricky dimakamkan di daerah Jawa Barat.
Rikwanto mengatakan, pihaknya masih menelusuri narkoba yang digunakan oleh ketiganya. Sementara, untuk seluruh saksi yang juga kawan dari korban tewas tidak ditemukan adanya kandungan narkoba di darah dan urinenya.
"Kalau dari teman-temannya memang tidak diketahui dari mana ketiganya membeli narkoba itu," ungkap mantan Kapolres Klaten ini.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap teman-teman korban, penyidik juga memanggil panitia acara tersebut. "Kami panggil semua yang ada dalam acara itu, mulai dari panitia hingga penjual vodkanya," paparnya.
Baca:
Nonton musik di Ancol, warga Singapura tewas
(mhd)