SBY minta polisi tegas tumpas pembakar lahan di Riau
Senin, 17 Maret 2014 - 15:30 WIB
SBY minta polisi tegas tumpas pembakar lahan di Riau
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menegaskan agar penegak hukum lebih serius menindak pelaku pembakar hutan dan lahan di Riau. Ini diperlukan sebagai salah satu antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Penegak hukum harus menindak lebih tegas, sigap dan tentunya terhadap pelaku pembakar lahan dan hutan dan lahan. Ini diperlukan agar ada timbul efek jera bagi pelakunya," pesan Kepala Negara di hadapan Kapolri, Panglima TNI, sejumlah menteri terkait dan belasan Kepala Daerah Riau sebelum meninggalkan Pekanbaru, Senin (17/3/2014)
Menurut SBY, pelaku pembakar lahan hutan baik perusahaan maupun perorangan adalah pihak yang tidak bertanggung jawab dan harus diberikan hukuman seberat-berat-beratnya. Kata SBY, polisi harus mencari siapa yang mendalangi pembakar lahan dan hutan atau aktor inteltualnya.
Lanjut SBY, pelaku pembakar lahan yang tidak bertangung jawab itu sebagai penjahat kemanusian.
"Akibat perbuatan mereka terjadi bencana asap yang membuat saudara-saudara kita sengsara, aktivitas sekolah terhenti sementara, penerbangan terganggu, perekonian terganggu,"tandasnya.
"Terhadap penegakan hukum seperti polisi, jaksa dan hakim diharapkan lebih tegas terhadap pelaku pembakar lahan. Berikan efek jera bagi pelakunya agar tidak terjadi lagi bencana asap di kemudian hari," imbau SBY.
Sementara itu Kapolri Jendral Sutarman yang dikonfirmasi terkait intruksi Presiden SBY menyatakan siap menjalankannya.
"Kita siap mengambil langkah tegas, termasuk melakukan tembak di tempat bagi pelaku perambah dan pembakar hutan yang melawan saat ditangkap," kata Kapolri yang mendapingi SBY di Pekanbaru.
Baca juga:
Kabut asap Riau, SBY minta perusahaan bertanggungjawab
"Penegak hukum harus menindak lebih tegas, sigap dan tentunya terhadap pelaku pembakar lahan dan hutan dan lahan. Ini diperlukan agar ada timbul efek jera bagi pelakunya," pesan Kepala Negara di hadapan Kapolri, Panglima TNI, sejumlah menteri terkait dan belasan Kepala Daerah Riau sebelum meninggalkan Pekanbaru, Senin (17/3/2014)
Menurut SBY, pelaku pembakar lahan hutan baik perusahaan maupun perorangan adalah pihak yang tidak bertanggung jawab dan harus diberikan hukuman seberat-berat-beratnya. Kata SBY, polisi harus mencari siapa yang mendalangi pembakar lahan dan hutan atau aktor inteltualnya.
Lanjut SBY, pelaku pembakar lahan yang tidak bertangung jawab itu sebagai penjahat kemanusian.
"Akibat perbuatan mereka terjadi bencana asap yang membuat saudara-saudara kita sengsara, aktivitas sekolah terhenti sementara, penerbangan terganggu, perekonian terganggu,"tandasnya.
"Terhadap penegakan hukum seperti polisi, jaksa dan hakim diharapkan lebih tegas terhadap pelaku pembakar lahan. Berikan efek jera bagi pelakunya agar tidak terjadi lagi bencana asap di kemudian hari," imbau SBY.
Sementara itu Kapolri Jendral Sutarman yang dikonfirmasi terkait intruksi Presiden SBY menyatakan siap menjalankannya.
"Kita siap mengambil langkah tegas, termasuk melakukan tembak di tempat bagi pelaku perambah dan pembakar hutan yang melawan saat ditangkap," kata Kapolri yang mendapingi SBY di Pekanbaru.
Baca juga:
Kabut asap Riau, SBY minta perusahaan bertanggungjawab
(lns)