Jokowi tak hadir, Ahok pimpin rapat di Balkot
Senin, 17 Maret 2014 - 11:39 WIB
Jokowi tak hadir, Ahok pimpin rapat di Balkot
A
A
A
Sindonews.com - Ada yang berbeda dengan rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota (Balkot), Jakarta Pusat. Pasalnya, rapim yang biasanya dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, kini dipimpin Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama.
Pria yang biasa dipanggil Ahok ini mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau Jokowi tidak bisa memimpin rapat kali ini. Karena, kata dia, sebelumnya Jokowi menyatakan akan memimpin rapat hari ini.
"Saya masih tanya Bapak (Jokowi), nanti hari Senin masih rapim enggak? Terus dia bilang masih pimpin, tapi sekarang tahunya enggak dan saya yang mimpin," kata Ahok kepada wartawan di lokasi, Senin (17/3/2014).
Kendati demikian, politikus Partai Gerindra ini mengatakan, jika atasannya itu sedang ada urusan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Maka itu, sambungnya, mau tidak mau dirinya yang harus memimpin rapat kali ini.
"Beliau ada acara harus ke Kemenkeu, jadi rapim saya yang gantiin," katanya.
Sekadar diketahui, Jokowi yang juga politikus Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDIP) sudah dimandatkan oleh Ketua Umumnya Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2014 dari partai tersebut.
Pria yang biasa dipanggil Ahok ini mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau Jokowi tidak bisa memimpin rapat kali ini. Karena, kata dia, sebelumnya Jokowi menyatakan akan memimpin rapat hari ini.
"Saya masih tanya Bapak (Jokowi), nanti hari Senin masih rapim enggak? Terus dia bilang masih pimpin, tapi sekarang tahunya enggak dan saya yang mimpin," kata Ahok kepada wartawan di lokasi, Senin (17/3/2014).
Kendati demikian, politikus Partai Gerindra ini mengatakan, jika atasannya itu sedang ada urusan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Maka itu, sambungnya, mau tidak mau dirinya yang harus memimpin rapat kali ini.
"Beliau ada acara harus ke Kemenkeu, jadi rapim saya yang gantiin," katanya.
Sekadar diketahui, Jokowi yang juga politikus Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDIP) sudah dimandatkan oleh Ketua Umumnya Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2014 dari partai tersebut.
(mhd)