Diguyur hujan, jarak pandang di Pekanbaru membaik

Minggu, 16 Maret 2014 - 12:07 WIB
Diguyur hujan, jarak...
Diguyur hujan, jarak pandang di Pekanbaru membaik
A A A
Sindonews.com - Jarak pandang di Pekanbaru sudah mulai membaik. Akibat guyuran hujan yang merata di Rohil, Rohul, Pekanbaru, Kampar, Kuasing, Inhu dan Pelalawan.

"Jarak pandang di Pekanbaru Minggu (16/3/2014) pukul 10.00 WIB, mulai membaik dibandingkan sebelumnya yaitu 2 kilometer. Sedangkan di Dumai 8 meter, dan Padang 800 meter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima wartawan, Minggu (16/3/2014).

Dia mengatakan, pihaknya sudah berhasil melakukan bom air sebanyak 60 kali menggunakan sembilan helikopter.

"Satgas udara kemarin berhasil melakukan 60 kali water bombing di daerah cagar biosfer Giam Siak Kecil. Sembilan helicopter dikerahkan untuk water bombing dan survai," katanya.

Pihaknya juga, kata Sutopo, sudah berhasil memadamkan sejumlah titik api yanga ada di hutan dan lahan Riau yang terbakar. Tetapi, kata dia, masih ada beberapa wilayah yang agak sulit untuk ditangani.

"Satgas darat sudah memadamkan lahan seluas 15.837 ha dari total lahan yang terbakar seluas 19.538 ha. Areal yang terbakar lebih dari luasan tersebut karena belum dapat dijangkau," katanya.

Luas cagar biosfer 705.271 hektar, terang Sutopo, terdiri dari zona inti 178.722 hektar, buffer zone HTI 222.500 hektar (Konsesi Perusahaan Kehutanan PT Arara Abadi dan mitra, serta masyarakat), transition area (pemukiman) 304.123 hekter.

Luas areal yang terbakar di kawasan ini 2.398 hektar yang terdiri dari:
- Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil 922.5 ha;
- Suaka Margasatwa Kerumutan 373 ha;
- Taman Wisata Alam Sungai Dumai 80.5 ha;
- Taman Nasional Tesso Nello 95 ha;
- cagar alam Bukit Bungkuk 9 ha;
- Area penggunaan lain/non kawasan hutan 867.5 ha).

Hingga saat ini, kata Sutopo, pihaknya terus berusahah memadamkan sejumlah titik api yang membakar lahan dan hutan di Riau. Bahkan, kata dia, pihak kepolisian sudah menetapkan puluhan tersangka dalam kasus kebakaran tersebut.

"Upaya pemadaman terus dilakukan baik dari darat, udara dengan water bombing dan hujan buatan, dan penegakan hukum. Penegak hukum menangani 40 kasus, 60 tersangka, tujuh penyelidikan, 33 penyidikan, lima orang buron. Menyidik satu perusahaan PT NSP," paparnya.

Baca:
Petisi kabut asap Riau dapat 4.241 dukungan
(mhd)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
16 menit yang lalu
Memilukan, Driver Ojol...
Memilukan, Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Pangkalan, Motor dan Ponsel Raib
50 menit yang lalu
Bom Rakitan Meledak...
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelajar Ditangkap Polisi
1 jam yang lalu
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
1 jam yang lalu
Cetak Generasi Berkarakter,...
Cetak Generasi Berkarakter, PHG Dirikan Sekolah Dian Harapan di Bandung
1 jam yang lalu
Pendekar 08 Kolaborasi...
Pendekar 08 Kolaborasi dengan Pemda Hadirkan Khitanan Massal Gratis
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved