Kabut asap Riau, SBY minta perusahaan bertanggungjawab
Sabtu, 15 Maret 2014 - 19:07 WIB
Kabut asap Riau, SBY minta perusahaan bertanggungjawab
A
A
A
Sindonews.com - Untuk menangani masalah kebakaran hutan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan akan memanggil seluruh perusahaan di Riau.
"Saya akan panggil pemilik-pemilik perusahaan di Riau untuk sama-sama bagaimana menanggulangi kebakaran hutan lahan di Riau," tegas Presiden SBY, di Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Sabtu (15/3/2014).
Menurut SBY, semua perusahaan di Riau harus turut andil dalam menanani kebakaran hutan yang sudah lama terjadi. "Perusahaan harus bertanggung jawab sama-sama menanggulangi, bertanggung jawab mencegah agar kedepannya tidak ada lagi kebakaran," pesan Presiden SBY yang baru tiba di Pekanbaru ini.
Terkait perintah SBY tersebut, salah satu perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Riau menyatakan kesiapannya untuk menjalankan intruksi Presiden.
"Kita sudah siapkan sebanyak tiga heli dan 875 personel untuk membantu upaya pemadaman kebakaran di Riau," kata Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin.
Baca juga:
Asap Riau tak ditangani, warga bisa mati perlahan
"Saya akan panggil pemilik-pemilik perusahaan di Riau untuk sama-sama bagaimana menanggulangi kebakaran hutan lahan di Riau," tegas Presiden SBY, di Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Sabtu (15/3/2014).
Menurut SBY, semua perusahaan di Riau harus turut andil dalam menanani kebakaran hutan yang sudah lama terjadi. "Perusahaan harus bertanggung jawab sama-sama menanggulangi, bertanggung jawab mencegah agar kedepannya tidak ada lagi kebakaran," pesan Presiden SBY yang baru tiba di Pekanbaru ini.
Terkait perintah SBY tersebut, salah satu perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Riau menyatakan kesiapannya untuk menjalankan intruksi Presiden.
"Kita sudah siapkan sebanyak tiga heli dan 875 personel untuk membantu upaya pemadaman kebakaran di Riau," kata Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin.
Baca juga:
Asap Riau tak ditangani, warga bisa mati perlahan
(san)