Kabut asap, kenapa SBY salahkan warga Riau?

Jum'at, 14 Maret 2014 - 18:58 WIB
Kabut asap, kenapa SBY...
Kabut asap, kenapa SBY salahkan warga Riau?
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menganggap bahwa kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan akibat ulah sejumlah warga melakukan pembakaran lahan.

"Tahun lalu terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kini terjadi lagi. Ini terjadi akibat ulah saudara-saudara kita melakukan pembakaran lahan. Mereka saudara-saudara kita, warga Riau tidak menyadari bahwa akibat perbuatannya menyengsarakan warga lainnya," tegas Presiden SBY dalam teleconference dari Semarang, Jumat (14/3/2014).

Dalam pemaparannya, bahwa kebakaran bukan semata-mata kesalahan dari kondisi cuaca yang ekstrim sehingga mudah terbakar, tetapi warga Riau yang melakukan pembakaran lahan yang membuat bencana asap setiap tahunnya terjadi.

Presiden menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah di Riau, benar-benar gagal melakukan langkah pencegahan terhap warganya yang membuka lahan dengan cara membakar. Jika ini terus terjadi, maka kata SBY bencana asap akan terus terjadi di Riau.

"Padahal di Riaukan ada pejabat, dari gubernur, wali kota, bupati, camat, kepala desa, hingga lurah. Tapi mengapa langkah pencegahan tidak berjalan. Pembukaan lahan dengan cara dibakar terus terjadi," sebut SBY.

Dalam pemaparan sampai selesai, tidak sedikitpun Presiden menyinggung pihak perusahaan yang turut andil besar dalam menyumbang asap di Riau.

Padahal, sebelumnya Satgas Daurat Asap Riau menyebut, sejumlah perusahaan yang bergerak dalam Hutan Tanaman Indsutri seperti PT Arara Abadi grub Sinar Mas Forestry, PT Sumatera Riang Lestari (SRL), PT Ruas Utama Jaya terindikasi kuat melakukan pembakaran lahannya.

Bahkan satu perushaan lainnya yakni PT Nasional Sagu Prima (NSP) telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Presiden seakan melupakan perusahaan-perusahaan tersebut. Ada apa?

Baca juga:
Semprot Gubernur Riau, SBY dinilai ingin "cuci tangan"
(san)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved