Berang, SBY 'semprot' Gubernur Riau
Jum'at, 14 Maret 2014 - 16:11 WIB
Berang, SBY 'semprot' Gubernur Riau
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Riau Annas Maamun 'disemprot' Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lantaran tidak menghadiri rapat terbatas melalui teleconference terkait kabut asap di Riau.
SBY berang karena orang nomor satu di Riau itu memilih pergi ke Bengkalis ketimbang rapat dengan dirinya, Wakil Presiden Boediono dan Satgas Darurat Asap Riau di Pekanbaru.
"Mestinya gubernur ada di situ. Gubernur melaporkan langsung kepada saya, apa yang sudah dan belum dilakukan, sekaligus mendengar langsung perintah saya," ujar SBY saat memimpin rapat via teleconference di Mapolda Jateng, Semarang, Jateng, Jumat (14/3/2014).
SBY mendapatkan informasi ketidakhadiran Gubernur Riau melalui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif. Sebelum memulai rapat, saat itu SBY meminta Syamsul Maarif memperkenalkan siapa yang ikut dalam teleconference.
"Saya ingin tahu siap yang hadir dalam rapat di Riau sana," kata Presiden SBY.
Syamsul Maarif selaku pemimpin rapat pun kemudian memperkenalkan pejabat Riau yang ada didekatnya, mulai dari Kapolda Riau, Danrem 031 Wirabima Pekanbaru dan Komandan Lanud yang merupakan bagian dari Satgas asap Riau.
"Pak Gubernur sedang ke Bengkalis ada urusan Pak Presiden," jelas Ketua BNPB dalam rapat teleconference di Mapolda Riau jalan Sudirman Pekanbaru.
Hal itulah yang membuat SBY lantas marah. "Gubernur yang saya butuhkan untuk menjelaskan ini, bukan wakilnya," kata SBY dengan nada keras.
Sementara di Jakarta, rapat teleconference dipimpin oleh Wapres Boediono dan dihadiri oleh sejumlah menteri.
Baca:
Menkokesra juga jadi korban 'semprot' SBY
Gubernur Riau menghilang saat bencana asap, mahasiswa demo
SBY berang karena orang nomor satu di Riau itu memilih pergi ke Bengkalis ketimbang rapat dengan dirinya, Wakil Presiden Boediono dan Satgas Darurat Asap Riau di Pekanbaru.
"Mestinya gubernur ada di situ. Gubernur melaporkan langsung kepada saya, apa yang sudah dan belum dilakukan, sekaligus mendengar langsung perintah saya," ujar SBY saat memimpin rapat via teleconference di Mapolda Jateng, Semarang, Jateng, Jumat (14/3/2014).
SBY mendapatkan informasi ketidakhadiran Gubernur Riau melalui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif. Sebelum memulai rapat, saat itu SBY meminta Syamsul Maarif memperkenalkan siapa yang ikut dalam teleconference.
"Saya ingin tahu siap yang hadir dalam rapat di Riau sana," kata Presiden SBY.
Syamsul Maarif selaku pemimpin rapat pun kemudian memperkenalkan pejabat Riau yang ada didekatnya, mulai dari Kapolda Riau, Danrem 031 Wirabima Pekanbaru dan Komandan Lanud yang merupakan bagian dari Satgas asap Riau.
"Pak Gubernur sedang ke Bengkalis ada urusan Pak Presiden," jelas Ketua BNPB dalam rapat teleconference di Mapolda Riau jalan Sudirman Pekanbaru.
Hal itulah yang membuat SBY lantas marah. "Gubernur yang saya butuhkan untuk menjelaskan ini, bukan wakilnya," kata SBY dengan nada keras.
Sementara di Jakarta, rapat teleconference dipimpin oleh Wapres Boediono dan dihadiri oleh sejumlah menteri.
Baca:
Menkokesra juga jadi korban 'semprot' SBY
Gubernur Riau menghilang saat bencana asap, mahasiswa demo
(rsa)