Prostitusi online digulung, 3 germo ditangkap
Kamis, 13 Maret 2014 - 17:35 WIB
Prostitusi online digulung, 3 germo ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga orang germo yang menjual wanita PSK melalui akun jejarinf sosial facebook.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ketiga pelaku masing-masing adalah Sukril, Saryo, dan Agung Setiawan. Mereka ditangkap didua tempat terpisah.
"Mereka menawarkan wanita melalui akun facebook. Polisi yang mendapat laporan langsung memancing para pelaku," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/3/2014).
Dalam akun facebook tersebut ditampilkan foto dari para wanita dan nomor telepon Agung Setiawan. Sekali kencan pengguna jasa ini dikekan tarif Rp800 ribu (Short time) hingga Rp2 juta (long time).
Para pemakai jasa hanya tinggal menghubungi Agung dan menyebutkan hotel yang dipakai untuk bermain maka wanita penghiburnya akan diantar.
"Mereka sistemnya antar jemput, jadi kalau butuh telepon maka wanita akan diantar," ujarnya.
Kasus ini terungkap ketika pihaknya mendapatkan informasi adanya prostitusi via facebook. Setelah itu, pihaknya kemudian melakukan patroli cyber dan didapatkan akun tersebut.
"Penyidik kemudian melakukan menyamar untuk memesan wanita," jelasnya.
Setelah terpancing, akhirnya tersangka Agung Setiawan dan Saryo yang membawa serta enam wanita yang dipesan oleh penyidik ditangkap.
"Yang mengelola akun tersebut ternyata Sukril. Kita langsung tangkap pelaku di Jalan Tangjung Karang, Jakarta Pusat," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ketiga pelaku masing-masing adalah Sukril, Saryo, dan Agung Setiawan. Mereka ditangkap didua tempat terpisah.
"Mereka menawarkan wanita melalui akun facebook. Polisi yang mendapat laporan langsung memancing para pelaku," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/3/2014).
Dalam akun facebook tersebut ditampilkan foto dari para wanita dan nomor telepon Agung Setiawan. Sekali kencan pengguna jasa ini dikekan tarif Rp800 ribu (Short time) hingga Rp2 juta (long time).
Para pemakai jasa hanya tinggal menghubungi Agung dan menyebutkan hotel yang dipakai untuk bermain maka wanita penghiburnya akan diantar.
"Mereka sistemnya antar jemput, jadi kalau butuh telepon maka wanita akan diantar," ujarnya.
Kasus ini terungkap ketika pihaknya mendapatkan informasi adanya prostitusi via facebook. Setelah itu, pihaknya kemudian melakukan patroli cyber dan didapatkan akun tersebut.
"Penyidik kemudian melakukan menyamar untuk memesan wanita," jelasnya.
Setelah terpancing, akhirnya tersangka Agung Setiawan dan Saryo yang membawa serta enam wanita yang dipesan oleh penyidik ditangkap.
"Yang mengelola akun tersebut ternyata Sukril. Kita langsung tangkap pelaku di Jalan Tangjung Karang, Jakarta Pusat," tegasnya.
(ysw)