Kabut asap, warga Riau mulai mengungsi
Kamis, 13 Maret 2014 - 13:56 WIB
Kabut asap, warga Riau mulai mengungsi
A
A
A
Sindonews.com - Semakin parahnya kabut asap di Riau membuat sebagian warga mengungsi.
Seorang warga Pekabaru Arifin Ginting (32) menyatakan dirinya beserta keluarganya pulang kampung ke Medan, Sumatera Utara karena kondisi asap yang tidak menentu.
"Hari ini saya mengungsikan istri dan dan dua anak ke Medan tempat orang tua. Ini karena asap sudah mengkawatirkan bagi kesehatan keluarga," kata Ari, Kamis (13/3/2014).
Putusan mengungsikan keluarga menurut Ari setelah berkonsultasi dengan dokter tentang bahaya asap.
"Kata dokter, polusi udara karena asap di Riau sudah sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Akan timbul berbagai penyakit kalau sudah sering menghirup asap, ini kan sudah lebih sebulan makanya kami mengungsi saja," ucap pengusaha ayam potong ini.
Hal senada juga diungkap Muhammad Said dirinya juga akan mengungsikan anaknya ke Sosa, Sumatera Utara (Sumut).
"Besok saya akan bawa anak dan istri mengungsi ke Sosa tempat mertua. Disanakan pengunungan, jadi udara lebih segar," ungkapnya.
Berdasarkan Indeks Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru menunjukan kondisi udara sangat berbahaya.
Baca juga:
Polres Garut minta warga laporkan raskin ilegal
Seorang warga Pekabaru Arifin Ginting (32) menyatakan dirinya beserta keluarganya pulang kampung ke Medan, Sumatera Utara karena kondisi asap yang tidak menentu.
"Hari ini saya mengungsikan istri dan dan dua anak ke Medan tempat orang tua. Ini karena asap sudah mengkawatirkan bagi kesehatan keluarga," kata Ari, Kamis (13/3/2014).
Putusan mengungsikan keluarga menurut Ari setelah berkonsultasi dengan dokter tentang bahaya asap.
"Kata dokter, polusi udara karena asap di Riau sudah sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Akan timbul berbagai penyakit kalau sudah sering menghirup asap, ini kan sudah lebih sebulan makanya kami mengungsi saja," ucap pengusaha ayam potong ini.
Hal senada juga diungkap Muhammad Said dirinya juga akan mengungsikan anaknya ke Sosa, Sumatera Utara (Sumut).
"Besok saya akan bawa anak dan istri mengungsi ke Sosa tempat mertua. Disanakan pengunungan, jadi udara lebih segar," ungkapnya.
Berdasarkan Indeks Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru menunjukan kondisi udara sangat berbahaya.
Baca juga:
Polres Garut minta warga laporkan raskin ilegal
(lns)