DUF nyesal hanya bisa bunuh satu anaknya
Selasa, 11 Maret 2014 - 21:22 WIB
DUF nyesal hanya bisa bunuh satu anaknya
A
A
A
Sindonews.com - Tak ada wajah penyesalan dari Dedeh Uum Fatimah (DUF) pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, Aisah Fany (2,5).
“Engga nyesel. Justru saya nyesel karena dua anak lagi gak ikut meninggal. Kan kalau meninggal mereka masuk surga,” tutur DUF saat ditemui, Selasa (11/3/2014).
Meski demikian, DUF yang ditemui di ruang penyidik Satreskrim Polres Cimahi ini terus menggenggam erat sebuah kantong kreses warna kuning yang berisi pakaian yang digunakan Aisah saat dibunuh dengan cara dimasukan ke dalam toren berisi air.
Tidak hanya digenggam erat, kantong itu pun digendongnya dengan hati-hati seolah yang digendongnya adalah Aisah. Bahkan kantong itu pun sesekali diciumnya layaknya seorang ibu yang mencium buah hatinya.
“Ini buat mengenang anak saya,” kata DUF saat ditemui, Selasa (11/3/2014).
DUF mengaku, jika alasannya membunuh Aisah dan berencana menewaskan dua anaknya yang lain lantaran masalah ekonomi dan utang yang dimilikinya. “Saya gak mau membebani akang (suaminya),” jelas wanita ini.
Dia pun kini pasrah terhadap kondisinya saat ini. “Ya, kalau gak masuk penjara, paling saya masuk rumah sakit jiwa,” tukasnya.
Baca juga :
Sebelum bunuh Aisah, DUF juga mencoba bunuh anak keduanya
Aisah anak kesayangan
Jarang ngobrol, suami kaget DUF bunuh Aisah
“Engga nyesel. Justru saya nyesel karena dua anak lagi gak ikut meninggal. Kan kalau meninggal mereka masuk surga,” tutur DUF saat ditemui, Selasa (11/3/2014).
Meski demikian, DUF yang ditemui di ruang penyidik Satreskrim Polres Cimahi ini terus menggenggam erat sebuah kantong kreses warna kuning yang berisi pakaian yang digunakan Aisah saat dibunuh dengan cara dimasukan ke dalam toren berisi air.
Tidak hanya digenggam erat, kantong itu pun digendongnya dengan hati-hati seolah yang digendongnya adalah Aisah. Bahkan kantong itu pun sesekali diciumnya layaknya seorang ibu yang mencium buah hatinya.
“Ini buat mengenang anak saya,” kata DUF saat ditemui, Selasa (11/3/2014).
DUF mengaku, jika alasannya membunuh Aisah dan berencana menewaskan dua anaknya yang lain lantaran masalah ekonomi dan utang yang dimilikinya. “Saya gak mau membebani akang (suaminya),” jelas wanita ini.
Dia pun kini pasrah terhadap kondisinya saat ini. “Ya, kalau gak masuk penjara, paling saya masuk rumah sakit jiwa,” tukasnya.
Baca juga :
Sebelum bunuh Aisah, DUF juga mencoba bunuh anak keduanya
Aisah anak kesayangan
Jarang ngobrol, suami kaget DUF bunuh Aisah
(sms)