Sebelum bunuh Aisah, DUF juga mencoba bunuh anak keduanya
Selasa, 11 Maret 2014 - 20:58 WIB
Sebelum bunuh Aisah, DUF juga mencoba bunuh anak keduanya
A
A
A
Sindonews.com - Dihari Selasa 11 Maret 2014 ini nama Dedeh Uum Fatimah (DUF) menjadi perbincangan hangat di seputaran Bandung Raya lantaran perbuatannya yang telah membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara keji.
Dari hasil pemeriksaan tim penyidik Satreskrim Polres Cimahi, sebelum berusaha menenggelamkan anak bungsunya Aisah Fany (2,5) ke dalam toren berisi air.
Wanita berusia 38 tahun ini, juga melakukan hal yang sama terhadap anak keduanya, Muhamad Fahrul Rabani (10) yang masih duduk di bangku SD.
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Suparma, mengatakan pelaku telah mengakui segala perbuatannya. Bahkan kepada penyidik, pelaku mengaku awalnya ingin melakukan pembunuhan serupa terhadap anak keduanya.
“Awalnya tersangka ini mengikat tangan anak keduanya (Fahrul) yang sedang tidur. Tapi ketahuan dan Fahrul pun terbangun. Dan tersangka pun beralih kepada korban (Aisah),” jelasnya.
Aisah yang masih terlelap tidur itu pun langsung dibawanya ke lantai dua tempat toren berada. Disaat itulah Aisah dimasukan ke dalam toren berisi air hingga akhirnya tewas.
Satu jam setelah Aisah tewas pelaku pun kembali menghampiri Fahrul dan menggendongnya. Sama seperti adiknya, Fahrul pun dimasukan ke dalam toren tempat mayat adiknya berada.
“Tapi anak kedua ini berontak dan berhasil membuka tutup toren dan melarikan diri,” timpalnya.
Tak lama dari insiden itu pun Dedeh yang memiliki tiga orang anak dari pernikahannya bersama Kasito ini langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Padalarang.
Dan kini pelaku telah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cimahi.
Baca juga :
Aisah anak kesayangan
Jarang ngobrol, suami kaget DUF bunuh Aisah
Dari hasil pemeriksaan tim penyidik Satreskrim Polres Cimahi, sebelum berusaha menenggelamkan anak bungsunya Aisah Fany (2,5) ke dalam toren berisi air.
Wanita berusia 38 tahun ini, juga melakukan hal yang sama terhadap anak keduanya, Muhamad Fahrul Rabani (10) yang masih duduk di bangku SD.
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Suparma, mengatakan pelaku telah mengakui segala perbuatannya. Bahkan kepada penyidik, pelaku mengaku awalnya ingin melakukan pembunuhan serupa terhadap anak keduanya.
“Awalnya tersangka ini mengikat tangan anak keduanya (Fahrul) yang sedang tidur. Tapi ketahuan dan Fahrul pun terbangun. Dan tersangka pun beralih kepada korban (Aisah),” jelasnya.
Aisah yang masih terlelap tidur itu pun langsung dibawanya ke lantai dua tempat toren berada. Disaat itulah Aisah dimasukan ke dalam toren berisi air hingga akhirnya tewas.
Satu jam setelah Aisah tewas pelaku pun kembali menghampiri Fahrul dan menggendongnya. Sama seperti adiknya, Fahrul pun dimasukan ke dalam toren tempat mayat adiknya berada.
“Tapi anak kedua ini berontak dan berhasil membuka tutup toren dan melarikan diri,” timpalnya.
Tak lama dari insiden itu pun Dedeh yang memiliki tiga orang anak dari pernikahannya bersama Kasito ini langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Padalarang.
Dan kini pelaku telah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cimahi.
Baca juga :
Aisah anak kesayangan
Jarang ngobrol, suami kaget DUF bunuh Aisah
(sms)