Pengakuan Bimo soal tender bus Transjakarta
Selasa, 11 Maret 2014 - 20:13 WIB
Pengakuan Bimo soal tender bus Transjakarta
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Pasoepati yang juga pengusaha konstruksi dan alat berat, Bimo Putranto mengaku tidak ikut andil dalam proyek pengadaan bus Transjakarta pada 2013 lalu.
Bimo mengaku tidak pernah mengenal pemenang tender pengadaan bus itu. Sehingga tuduhan yang menyebutkan dirinya ikut bermain itu salah alamat.
"Sebenarnya gampang kok, kalau saya mengenal, itu tinggal di cek saja ketemunya dimana dan kenalnya kapan, tapi nyatanya kan tidak," ucap Bimo kepada SINDO, Selasa (11/3/2014).
Ia menyebutkan pencatutan nama dirinya itu, hanyalah untuk menjelek-jelekkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.
Apalagi saat ini merupakan tahun politik yang siapapun bisa menjegal lawan politiknya dengan cara apapun.
Selain itu pihaknya menyayangkan sikap Ahok, yang mengaitkan kasus itu dengan dirinya dan Jokowi.
"Sudahlah itu kan narasumbernya tidak jelas, enggak usah dipercaya, mungkin narasumbernya sakit hati dengan saya, jadi pak Ahok tidak perlu menambahi hingga memperkeruh suasana," tegasnya.
Meskipun mengaku tidak terlibat, pihaknya mengaku akan menjunjung tinggi proses pengusutan kasus tersebut. Pihaknya mendukung agar kasus yang mencatut dirinya dan Jokowi itu segera terselesaikan.
Baca juga:
Mantan timses Jokowi terlibat pengadaan bus berkarat
Bimo mengaku tidak pernah mengenal pemenang tender pengadaan bus itu. Sehingga tuduhan yang menyebutkan dirinya ikut bermain itu salah alamat.
"Sebenarnya gampang kok, kalau saya mengenal, itu tinggal di cek saja ketemunya dimana dan kenalnya kapan, tapi nyatanya kan tidak," ucap Bimo kepada SINDO, Selasa (11/3/2014).
Ia menyebutkan pencatutan nama dirinya itu, hanyalah untuk menjelek-jelekkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.
Apalagi saat ini merupakan tahun politik yang siapapun bisa menjegal lawan politiknya dengan cara apapun.
Selain itu pihaknya menyayangkan sikap Ahok, yang mengaitkan kasus itu dengan dirinya dan Jokowi.
"Sudahlah itu kan narasumbernya tidak jelas, enggak usah dipercaya, mungkin narasumbernya sakit hati dengan saya, jadi pak Ahok tidak perlu menambahi hingga memperkeruh suasana," tegasnya.
Meskipun mengaku tidak terlibat, pihaknya mengaku akan menjunjung tinggi proses pengusutan kasus tersebut. Pihaknya mendukung agar kasus yang mencatut dirinya dan Jokowi itu segera terselesaikan.
Baca juga:
Mantan timses Jokowi terlibat pengadaan bus berkarat
(ysw)