Anas utamakan pesan Jokowi
Selasa, 11 Maret 2014 - 13:27 WIB
Anas utamakan pesan Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi akan memprioritaskan pesan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Tetapi, dirinya akan melakukan blusukan terlebih dahulu untuk menjalankan amanah tersebut.
"Kita lihat dahulu wilayah Jakarta Barat ini, nanti kita turun ke lapangan. Saya akan utamakan pesan Gubernur terlebih dahulu," kata Anas usai dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (11/3/2014).
Anas yakin bisa memimpin Jakarta Barat ke arah yang lebih baik, karena mempunyai pengalaman saat menjadi Wali Kota Jakarta Selatan. Walaupun, dia juga pernah dicopot dari jabatan itu, dan jadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD).
"Ini kebijakan pemimpin, ini kehendak Allah," ungkapnya.
Sekadar diketahui, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menitipkan empat pesan kepada Anas terkait perkembangan Jakarta Barat.
Empat pesan itu adalah revitalisasi kota tua, penataan pemukiman padat penduduk di Tambora, membantu perapihan kawasan Kali Jodo, dan mengatasi masalah lingkungan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kapuk-Cengkareng.
Baca:
Ini 4 pesan Jokowi untuk Anas Effendi
"Kita lihat dahulu wilayah Jakarta Barat ini, nanti kita turun ke lapangan. Saya akan utamakan pesan Gubernur terlebih dahulu," kata Anas usai dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (11/3/2014).
Anas yakin bisa memimpin Jakarta Barat ke arah yang lebih baik, karena mempunyai pengalaman saat menjadi Wali Kota Jakarta Selatan. Walaupun, dia juga pernah dicopot dari jabatan itu, dan jadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD).
"Ini kebijakan pemimpin, ini kehendak Allah," ungkapnya.
Sekadar diketahui, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menitipkan empat pesan kepada Anas terkait perkembangan Jakarta Barat.
Empat pesan itu adalah revitalisasi kota tua, penataan pemukiman padat penduduk di Tambora, membantu perapihan kawasan Kali Jodo, dan mengatasi masalah lingkungan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kapuk-Cengkareng.
Baca:
Ini 4 pesan Jokowi untuk Anas Effendi
(mhd)