Tak ada pesawat yang berani terbang di Pekanbaru
Senin, 10 Maret 2014 - 16:49 WIB
Tak ada pesawat yang berani terbang di Pekanbaru
A
A
A
Sindonews.com - Sejak pagi hingga siang, aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru 'lumpuh' akibat kabut asap. Ada 12 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay).
"Dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, tidak ada pesawat yang berani terbang dan datang di Pekanbaru karena asap yang pekat," kata Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru Ibnu Hasan saat dihubungi, Senin (10/3/2014).
Sejumlah maskapai yang mengalami keterlambatan di antaranya tujuan Kuala Lumpur, Malaysia-Pekanbaru, Malaka, Malaysia-Pekanbaru, Jakarta-Pekanbaru, Kuala Namu-Pekanbaru.
"Itu penerbangan keberangkatan dan ada yang kedatangan. Karena sejak pagi hingga siang jarak pandang hanya 600 meter atau di bawah ambang normal," imbuhnya.
Akibat keterlambatan itu, pantauan di lapangan, terdapat penumpukan penumpang di Bandara SSK Pekanbaru.
"Kita binggung sampai kapan pemerintah bisa serius menangani asap Riau ini. Banyak yang dirugikan akibat asap ini," keluh Dani, penumpang tujuan Jakarta.
Baca:
Kabut asap ganggu penerbangan di Padang
Lamban tangani kabut asap, SBY diminta minta maaf
"Dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, tidak ada pesawat yang berani terbang dan datang di Pekanbaru karena asap yang pekat," kata Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru Ibnu Hasan saat dihubungi, Senin (10/3/2014).
Sejumlah maskapai yang mengalami keterlambatan di antaranya tujuan Kuala Lumpur, Malaysia-Pekanbaru, Malaka, Malaysia-Pekanbaru, Jakarta-Pekanbaru, Kuala Namu-Pekanbaru.
"Itu penerbangan keberangkatan dan ada yang kedatangan. Karena sejak pagi hingga siang jarak pandang hanya 600 meter atau di bawah ambang normal," imbuhnya.
Akibat keterlambatan itu, pantauan di lapangan, terdapat penumpukan penumpang di Bandara SSK Pekanbaru.
"Kita binggung sampai kapan pemerintah bisa serius menangani asap Riau ini. Banyak yang dirugikan akibat asap ini," keluh Dani, penumpang tujuan Jakarta.
Baca:
Kabut asap ganggu penerbangan di Padang
Lamban tangani kabut asap, SBY diminta minta maaf
(rsa)