Irigasi senilai Rp400 M di OKI rampung 60%

Kamis, 06 Maret 2014 - 16:48 WIB
Irigasi senilai Rp400...
Irigasi senilai Rp400 M di OKI rampung 60%
A A A
Sindonews.com - Proyek Pembangunan irigasi teknis senilai Rp400 miliar di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah terealiasasi 60% setelah dikerjakan sejak 2013 lalu.

Ditargetkan Desember 2014 sudah selesai dan manfaatnya sudah bisa dinikmati oleh petani padi dan palawija di Kecamatan Lempuing OKI. Hingga Maret 2014 ini, pengerjaan irigasi sepanjang 1.400 meter itu sudah mencapai 60%.

Irigasi ini nanti akan mengaliri sawah di 7 Desa yakni Cahya Tani, Sukamaju, Bumi Agung, Sumber Agung, Kepahyang, Tebing Suluh dan Tugu Mulyo.

Menurut Camat Lempuing Iman Tohari saat ditemui di Desa Tugumulyo Lempuing, Kamis (6/3/2014). Irigasi yang dibangun seluas sekitar 13.500 hektare itu akan selesai Desember 2014 mendatang.

Dipaparkannya, hingga awal Maret ini pekerjaan proyek tersebut ada yang masih penimbunan tapi ada juga yang sudah pemasangan talang. Pemasangan talang sudah dilakukan di Desa Sumber Agung, Desa Kepahyang dan Tebing Suluh, sedangkan di Desa Bumi Agung dan Sukamaju masih tahap penimbunan.

“Untuk pembukaan saluran airnya dilakukan di Desa Cahya Tani, yang menghubungkan irigasi dari Kabupaten OKU Timur dengan OKI. Karena di OKU Timur juga ada irigasi Upper Komering,”kata dia.

Menurut Bupati OKI Iskandar, bahwa pekerjaan irigasi ini memang dipercepat dan ditargetkan Desember tahun ini selesai.

"Pembangunan irigasi yang dibiayai oleh Loan JICA tersebut harus selesai tepat waktu sesuai kesepakatan. Pekerjaan akan selesai tepat waktu jika di dukung SDM yang dapat bekerja dengan tepat dalam melaksanakan tugasnya di lapangan." Dengan irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di Kabupaten OKI," jelasnya.
(sms)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
35 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved