Setahun 397 kebakaran di Surabaya
Rabu, 05 Maret 2014 - 18:31 WIB
Setahun 397 kebakaran di Surabaya
A
A
A
Sindonews.com – Jumlah kasus kebakaran di Surabaya memang mengalami penurunan. Namun, kasus kebakaran tiap tahunnya mencapai ratusan.
Dari catatan Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) 2012 terdapat 539 kasus kebakaran. 2013 turun menjadi 397 kasus. Selama Januari hingga Maret 2014 ini, terdapat 45 kasus kebakaran. Penyebab kebakaran masih didominasi oleh hubungan arus pendek listrik atau 50 persen karena korsleting.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, kebakaran biasanya terjadi di bulan Juli - Oktober.
Sebab, di bulan itu musim kemarau. Selain kebakaran bangunan, juga kebakaran alang-alang.
“Kawasan yang selama ini kerap menjadi langganan kebakaran selama kurun waktu 2012-2014 antara lain Wiyung, Asemrowo , Dukuh Pakis, Gubeng, Sukomnanunggal, Benowo, Rungkut dan Tambaksari,” jelasnya, Rabu (5/3/2014).
Dia menjelaskan, saat ini Dinas PMK Surabaya diperkurat sebanyak 44 unit mobil PMK. Dalam waktu dekat akan ditambah menjadi tujuh unit. Demikian pula pos PMK, 11 pos yang ada saat ini akan ditambah tiga pos lagi.
Pos PMK yang baru ini rencananya akan ditempatkan di Waru Gunung, Grudo dan Keputih. Pos baru yang baru ini sebenarnya sudah dibangun tapi belum ditempati.
“Dengan wilayah kota Surabaya yang cukup besar dan juga jumlah penduduknya yang cukup banyak, jumlah 44 unit mobil PMK itu kurang. Idealnya, ada sekitar 60 hingga 70 unit mobil PMK,” paparnya.
Dari catatan Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) 2012 terdapat 539 kasus kebakaran. 2013 turun menjadi 397 kasus. Selama Januari hingga Maret 2014 ini, terdapat 45 kasus kebakaran. Penyebab kebakaran masih didominasi oleh hubungan arus pendek listrik atau 50 persen karena korsleting.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, kebakaran biasanya terjadi di bulan Juli - Oktober.
Sebab, di bulan itu musim kemarau. Selain kebakaran bangunan, juga kebakaran alang-alang.
“Kawasan yang selama ini kerap menjadi langganan kebakaran selama kurun waktu 2012-2014 antara lain Wiyung, Asemrowo , Dukuh Pakis, Gubeng, Sukomnanunggal, Benowo, Rungkut dan Tambaksari,” jelasnya, Rabu (5/3/2014).
Dia menjelaskan, saat ini Dinas PMK Surabaya diperkurat sebanyak 44 unit mobil PMK. Dalam waktu dekat akan ditambah menjadi tujuh unit. Demikian pula pos PMK, 11 pos yang ada saat ini akan ditambah tiga pos lagi.
Pos PMK yang baru ini rencananya akan ditempatkan di Waru Gunung, Grudo dan Keputih. Pos baru yang baru ini sebenarnya sudah dibangun tapi belum ditempati.
“Dengan wilayah kota Surabaya yang cukup besar dan juga jumlah penduduknya yang cukup banyak, jumlah 44 unit mobil PMK itu kurang. Idealnya, ada sekitar 60 hingga 70 unit mobil PMK,” paparnya.
(lns)