Kebakaran meluas, lahap 20 ribu hutan & lahan di Riau
Selasa, 04 Maret 2014 - 15:23 WIB
Kebakaran meluas, lahap 20 ribu hutan & lahan di Riau
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran hutan dan lahan di Riau terus meluas. Sudah 20 hektare hutan hangus.
"Berdasarkan data kami dan laporan tim di lapangan, diperkirakan sudah 20 ribu hektar hutan dan lahan di Riau terbakar," ucap Kepala Bidang (Kabid) Data Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo di Pekanbaru, Riau Selasa (4/3/2014).
Ribuan hektare luasan lahan dan hutan yang terbakar itu berada di berbagai kabupaten dan kota.
"Hutan dan lahan paling banyak terbakar yakni di Kabupaten Bengkalis, Meranti, Rokan Hilir, Pelalawan dan Dumai," tambahnya.
Selain itu, kebakaran juga terjadi kawasan yang dilindungi dunia yakni Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Bengkalis.
"Kebakaran yang terparah saat ini adalah di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Di sana sedang dilakukan upaya pemadaman melalui udara dan darat," tukasnya.
Atas musibah kebakaran itu, saat ini sebanyak 30.249 warga Riau terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah terjadi sejak sebulan lagi. Walau sudah dibantu oleh pemerintah pusat, kebakaran hutan semakin parah. Kabut asap malah semakin pekat.
"Berdasarkan data kami dan laporan tim di lapangan, diperkirakan sudah 20 ribu hektar hutan dan lahan di Riau terbakar," ucap Kepala Bidang (Kabid) Data Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo di Pekanbaru, Riau Selasa (4/3/2014).
Ribuan hektare luasan lahan dan hutan yang terbakar itu berada di berbagai kabupaten dan kota.
"Hutan dan lahan paling banyak terbakar yakni di Kabupaten Bengkalis, Meranti, Rokan Hilir, Pelalawan dan Dumai," tambahnya.
Selain itu, kebakaran juga terjadi kawasan yang dilindungi dunia yakni Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Bengkalis.
"Kebakaran yang terparah saat ini adalah di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Di sana sedang dilakukan upaya pemadaman melalui udara dan darat," tukasnya.
Atas musibah kebakaran itu, saat ini sebanyak 30.249 warga Riau terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah terjadi sejak sebulan lagi. Walau sudah dibantu oleh pemerintah pusat, kebakaran hutan semakin parah. Kabut asap malah semakin pekat.
(lns)