Kasus bus Transjakarta bobrok sudah di lemari KPK
Selasa, 04 Maret 2014 - 14:16 WIB
Kasus bus Transjakarta bobrok sudah di lemari KPK
A
A
A
Sindonews.com - Laporan dugaan korupsi terhadap pengadaan bus Transjakarta berkarat ternyata sudah ada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Ketua KPK, Abraham Samad, laporan mengenai kasus bus Transjakarta sudah sampai di unit humas pengaduan masyarakat KPK.
"Sudah sampai, sudah di humas pengaduan masyarakat laporan itu," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Ketika ditanya kembali oleh wartawan kapan akan dilakukan penyidikan, Abraham Samad mengatakan tinggal menyelesaikan masalah teknis.
"Tinggal masalah teknis saja, baru kita akan mulai investigasi, penyelidikan, nanti pada tahap penyidikan" katanya.
Ia melanjutkan bahwa kinerja KPK saat penyelidikan tentu tidak akan disampaikan ke publik karena itu bersifat investigasi atau rahasia.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah komponen bus Transjakarta yang baru dikirim dari China sudah berkarat. Untuk menyelidiki kasus ini, Inspektorat DKI Jakarta turun tangan.
Bahkan, kasus ini disinyalir membuat jabatab Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono digantikan oleh Muhammad Akbar.
Baca juga:
Transjakarta bobrok, DPRD sebut keteledoran Dishub
Kasus bus Transjakarta bobrok terungkap 2 pekan lagi
Menurut Ketua KPK, Abraham Samad, laporan mengenai kasus bus Transjakarta sudah sampai di unit humas pengaduan masyarakat KPK.
"Sudah sampai, sudah di humas pengaduan masyarakat laporan itu," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Ketika ditanya kembali oleh wartawan kapan akan dilakukan penyidikan, Abraham Samad mengatakan tinggal menyelesaikan masalah teknis.
"Tinggal masalah teknis saja, baru kita akan mulai investigasi, penyelidikan, nanti pada tahap penyidikan" katanya.
Ia melanjutkan bahwa kinerja KPK saat penyelidikan tentu tidak akan disampaikan ke publik karena itu bersifat investigasi atau rahasia.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah komponen bus Transjakarta yang baru dikirim dari China sudah berkarat. Untuk menyelidiki kasus ini, Inspektorat DKI Jakarta turun tangan.
Bahkan, kasus ini disinyalir membuat jabatab Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono digantikan oleh Muhammad Akbar.
Baca juga:
Transjakarta bobrok, DPRD sebut keteledoran Dishub
Kasus bus Transjakarta bobrok terungkap 2 pekan lagi
(ysw)