Korban bunuh diri massal pernah diteror distributor semen

Selasa, 04 Maret 2014 - 11:28 WIB
Korban bunuh diri massal...
Korban bunuh diri massal pernah diteror distributor semen
A A A
Sindonews.com - Sebelum ditemukan tewas bunuh diri menenggak cairan pembersih porselin, Anita (58) dan anak-anaknya yakni Linawati (35) juga Rudjito (31) pernah mendapat teror dan tekanan dari salah seorang merupakan distributor semen.

Namun, belum diketahui pasti apakah teror tersebut memiliki keterkaitan dengan aksi bunuh diri massal dilakukan Anita bersama anak dan cucunya itu atau tidak.

Polisi terus mengembangkan kasus itu. Candra, suami Linawati masih dimintai keterangan, mengingat saat kejadian bunuh diri dia berada dalam rumah yang sama.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, Kompol Bambang Purnomo mengatakan teror dan tekanan dari distributor semen itu atas laporan keluarga Anita.

“Memang ada pengaduan mengenai adanya tekanan atau semacam teror dari salah satu distributor semen , sebelum keluarga ini bunuh diri, namun hal itu masih kami selidiki,” ujarnya, Selasa (4/3/2014).

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil labfor Polda Jateng yang akan meneliti Disebutkan untuk penyebab pasti kasus kematian sekeluarga ini masih menunggu hasil tim labfor polda jateng .

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi bunuh diri massal satu keluarga terungkap setelah Linawati dan anaknya Danny Rircardo ditemukan tewas di dalam kamarnya, Perum Duta Bahagia No 7 Rt01/Rw05, Kraton Lor, Pekalongan.

Di saat yang bersamaan, Anita dan anaknya Rudjito juga ditemukan tewas di Hotel Langen Cirebon, Jawa Barat. Satu orang bernama Shasa merupakan kekasih Rudjito kondisinya kritis.

Empat korban ini diduga mengakhiri hidupnya dengan menenggak cairan pembersih porselin dan racun tikus. Saat ini kondisi Shasa telah membaik.

Baca juga:
Abu jenazah bunuh diri massal dilarung ke Pantai Kencana
(lns)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
9 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
9 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
9 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
10 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
11 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
12 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved