Gubernur Bali diancam, polisi periksa 3 aktivis

Senin, 03 Maret 2014 - 12:17 WIB
Gubernur Bali diancam,...
Gubernur Bali diancam, polisi periksa 3 aktivis
A A A
Sindonews.com - Tiga orang aktivis Jaringan Aksi Tolak Reklamasi (JALAK) Sidakarya Denpasar Selatan mendatangi Mapolda Bali guna memberikan keterangan terkait spanduk provokatif yang dinilai mengancam keselamatan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Dengan memakai pakaian adat, tiga aktivis itu datang didampingi tokoh adat dan kuasa hukumnya, Wayan Gendo Suardana, ke Mapolda Bali, Senin (3/3/2014). Tiga aktivis itu adalah Wayan Sanyasa, Made Adi Jayanata dan Kadek Mudana.

"Kami mengantarkan tiga warga kami ke Polda Bali untuk didengar keterangannya terkait pemasangan spanduk tolak reklamasi Teluk Benoa," ujar Wayan Narta tokoh adat Sidakartya.

Sejauh ini, ketiganya masih diperiksa sebagai saksi dalam kasus sama yang disangka melakukan pengancaman terhadap Gubernur Pastika dalam bentuk tulisan.

Saat ditanya lebih jauh, soal sangkaan pembuatan spanduk ancaman ke gubernur itu, Narta enggan menanggapi karena saat ini hanya mengantarkan warganya.

Sementara Wayan Suardana dari PBHI yang mendampingi mereka mengatakan, ketiganya memang dijadwalkan diperiksa hari ini sebagai saksi terkait pemasangan spanduk yang dianggap mengancam keselamatan gubernur.

Suardana juga belum mengetahui apakah ketiganya dipanggil terkait kasus Tirtayasa. "Kami belum tahu, nanti setelah pemeriksaan kami akan sampaikan ke media," kata pria yang pernah dipenjara karena menghina Presiden SBY itu.

Pagi harinya sebelum bertolak ke Mapolda Bali, ketiga aktivis JAlak Sidarkarya bersama ratusan warg Desa Sidakarya, Denpasar melakukan persembahayangaan. Tidak hanya itu, warga menggalang Koin untuk aktivis yang ditangkap Polda Bali Wayan Tirtayasa.

Usai menggelar persembahyangan bersama di Pura Desa mereka mengumpulkan tiga buah kardus yang akan digunakan untuk membantu aksi pergerakan untuk warga Bali.

Baca:
Pengancam 'penggal kepala' Gubernur Bali jadi tersangka
Aktivis lingkungan "pemenggal" kepala Gubernur Bali tertangkap
Gubernur Bali: Tidak mudah penggal kepala gubernur
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
1 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
3 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved