Keluarga bungkam soal Shasa korban bunuh diri massal
Sabtu, 01 Maret 2014 - 18:24 WIB
Keluarga bungkam soal Shasa korban bunuh diri massal
A
A
A
Sindonews.com - Keluarga Shasa, korban kritis setelah menenggak racun bersama dua korban tewas lainnya di sebuah hotel di Cirebon menolak memberikan keterangan kepada media.
Saat ini Shasa masih dirawat di RS Pelabuhan Cirebon dalam kondisi kritis. Dia masih menjalani perawatan intensif.
Humas RS Pelabuhan Cirebon Yeni Rahmawati menyatakan, sejak pertama ditemukan korban langsung masuk ruang ICU untuk menjalani perawatan medis. Meski begitu, dia menolak memberikan keterangan seputar kondisi medis Shasa dengan alasan permintaan keluarga.
“Pihak keluarga sudah wanti-wanti kepada kami untuk tak memberikan keterangan apapun kepada media massa. Mungkin sebaiknya langsung kepada pihak kepolisian saja,” tutur dia, Sabtu (1/2/2014).
Dia menyebutkan, Sasa tercatat sebagai warga Pekalongan, Jawa Tengah, dan pihak keluarga telah menjenguknya sejak Jumat (28/2).
Sejauh ini, pihak rumah sakit belum menerima permintaan pemindahan perawatan Shasa ke rumah sakit di luar Kota Cirebon.
Diberitakan sebelumnya, aksi bunuh diri dilakukan satu keluarga asal Pekalongan. Ibu beserta dua anaknya dan seorang cucu tewas seusai minum racun dalam waktu yang hampir bersamaan. Diduga kuat mereka sengaja bunuh diri karena stres terlilit utang.
Peristiwa menggegerkan ini awalnya terjadi di di rumah milik Candra di Perumahan Duta Bahagia, Nomor 7, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (27/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Istri Candra, Lisnawati alias Lina, 41, dan anaknya Deni Richardo, 11, tewas seusai meminum obat pembasmi serangga dioplos dengan pembersih lantai.
Korban Lina meninggal di rumah, sedangkan Deni sempat dilarikan ke RSUD Kraton, Pekalongan. Namun nyawanya tak tertolong karena racun telah menjalar ke seluruh tubuh.
Sementara dua anggota keluarga lain, Roy Rudjito, 39, (adik kandung Lina), 39, dan Anita, 58 (ibu kandung Roy dan Lina), juga tewas akibat menenggak racun, Jumat (28/2) pukul 02.00 WIB. Keduanya ditemukan di tempat berbeda, yakni di Hotel Langensari Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.
Sedangkan satu korban lain, Sasa. kondisinya kritis dan dirawat di RSU Pelabuhan, Cirebon.
Baca juga: Anita & anak-anaknya sempat makan malam kepiting bersama
Saat ini Shasa masih dirawat di RS Pelabuhan Cirebon dalam kondisi kritis. Dia masih menjalani perawatan intensif.
Humas RS Pelabuhan Cirebon Yeni Rahmawati menyatakan, sejak pertama ditemukan korban langsung masuk ruang ICU untuk menjalani perawatan medis. Meski begitu, dia menolak memberikan keterangan seputar kondisi medis Shasa dengan alasan permintaan keluarga.
“Pihak keluarga sudah wanti-wanti kepada kami untuk tak memberikan keterangan apapun kepada media massa. Mungkin sebaiknya langsung kepada pihak kepolisian saja,” tutur dia, Sabtu (1/2/2014).
Dia menyebutkan, Sasa tercatat sebagai warga Pekalongan, Jawa Tengah, dan pihak keluarga telah menjenguknya sejak Jumat (28/2).
Sejauh ini, pihak rumah sakit belum menerima permintaan pemindahan perawatan Shasa ke rumah sakit di luar Kota Cirebon.
Diberitakan sebelumnya, aksi bunuh diri dilakukan satu keluarga asal Pekalongan. Ibu beserta dua anaknya dan seorang cucu tewas seusai minum racun dalam waktu yang hampir bersamaan. Diduga kuat mereka sengaja bunuh diri karena stres terlilit utang.
Peristiwa menggegerkan ini awalnya terjadi di di rumah milik Candra di Perumahan Duta Bahagia, Nomor 7, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (27/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Istri Candra, Lisnawati alias Lina, 41, dan anaknya Deni Richardo, 11, tewas seusai meminum obat pembasmi serangga dioplos dengan pembersih lantai.
Korban Lina meninggal di rumah, sedangkan Deni sempat dilarikan ke RSUD Kraton, Pekalongan. Namun nyawanya tak tertolong karena racun telah menjalar ke seluruh tubuh.
Sementara dua anggota keluarga lain, Roy Rudjito, 39, (adik kandung Lina), 39, dan Anita, 58 (ibu kandung Roy dan Lina), juga tewas akibat menenggak racun, Jumat (28/2) pukul 02.00 WIB. Keduanya ditemukan di tempat berbeda, yakni di Hotel Langensari Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.
Sedangkan satu korban lain, Sasa. kondisinya kritis dan dirawat di RSU Pelabuhan, Cirebon.
Baca juga: Anita & anak-anaknya sempat makan malam kepiting bersama
(lns)