Aksi bunuh diri sekeluarga belum tentu karena utang

Sabtu, 01 Maret 2014 - 17:26 WIB
Aksi bunuh diri sekeluarga...
Aksi bunuh diri sekeluarga belum tentu karena utang
A A A
Sindonews.com - Belitan utang yang disebut-sebut sebagai latar belakang Anita (58) dan anak-anaknya mengakhiri hidup dengan cara menenggak cairan pembersih porselin masih diragukan.

Pihak keluarga sendiri belum menyakini benar jika utang menjadi masalah utama sehingga mereka bunuh diri.

Citro Utomo salah seorang kerabat korban memang mengakui jika Anita menangung utang. Namun pihaknya belum bisa meyakini jika hal itu menjadi penyebabnya.

"Kami belum tahu betul apakah hal itu menjadi latar belakang dari peristiwa ini," tutur Citro Utomo, Sabtu (1/2/2014).

Sementara itu tetangga korban juga tak yakin Anita bunuh diri karena belitan utang. Sebab, rumah korban di Perumahan Duta Bahagia, Nomor 7, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan cukup besar dan tergolong mewah. Mereka juga memiliki sejumlah mobil mewah.

Selain itu toko yang menjual besi milik Anita juga tersebar di beberapa tempat. Seperti yang ada di Jalan Veteran, Jalan KH Mansyur dan di Pekalongan Kota.

"Aset ibu Anita itu banyak, satu toko kemungkinan asetnya Rp2miliar, enggak mungkin terlilit utang, apalagi kabarnya utangnya cuma Rp700 juta, saya tidak yakin," tutur Sukarno, tetangga Lina.

Menurut Sukarno, toko besi milik Anita tergolong besar dan memiliki sejumlah karyawan. Sehingga kecil kemungkinan jika utang menjadi latar belakang sehingga Anita dan anak-anaknya bunuh diri.

Sebelumnya diberitakan, aksi bunuh diri dilakukan oleh satu keluarga di Pekalongan. Ibu beserta dua anaknya dan seorang cucu tewas seusai minum racun dalam waktu yang hampir bersamaan. Diduga kuat mereka sengaja bunuh diri karena stres terlilit utang.

Peristiwa menggegerkan ini awalnya terjadi di di rumah milik Candra di Perumahan Duta Bahagia, Nomor 7, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan pada Kamis (27/2) sekitar pukul 23.30 WIB.

Istri Candra, Linawati (41) dan anaknya Danny (11) tewas setelah minum obat pembasmi serangga dioplos dengan pembersih lantai. Korban Lina meninggal di rumah, sedangkan Danny sempat dilarikan ke RSUD Kraton, Pekalongan.

Baca juga: Kasus bunuh diri sekeluarga masih diselidiki polisi
Danny dipaksa ikut tenggak cairan pembersih porselen
Anita & anak-anaknya sempat makan malam kepiting bersama

(lns)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
9 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
9 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
9 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
10 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
11 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved