Drainase buruk, Jalan Margonda kerap tergenang
Sabtu, 01 Maret 2014 - 15:45 WIB
Drainase buruk, Jalan Margonda kerap tergenang
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok harus memprebaiki sejumlah drainase yang ada di jalan Margonda Depok. Pasalnya hujan sedikit saja, jalan tersebut tergenang dan membuat lalu lintas kacau.
"Banjir di Depok membuktikan jika drainase benar-benar tidak berjalan dengan baik. Pemkot Depok harus mencari solusi tepat mengatasi ini," kata Calon Wakil Rakyat (Cawara) DPRD Depok Partai Hanura, Imam Turidi, Sabtu (1/3/2014).
Perbaikan gorong-gorong dan pelebaran jalan yang dilakukan tiap tahun pun dinilai hanya pemborosan anggaran. Karena permasalahan banjir di jalan protokol pun masih saja terjadi. Padahal, Jalan Margonda merupakan sentra ekonomi Depok.
"Pengerjaan jalan yang dilakukan justru mempersempit aliran air. Sekarang saja di Depok bisa dihitung lahan hijau nya. Banyak bangunan yang belum memperhatikan serapan air," ujarnya.
Dirinya berharap ke depan, Pemkot Depok dapat memperbaiki drainase. Selain itu harus dilakukan pula pengawasan maksimal terhadap pembangunan khususnya yang dapat memicu terjadinya banjir.
"Yang sekarang terjadi adalah banyak bangunan tinggi (tower) yang belum mengutamakan lahan kosong untuk penyerapan air," ungkapnya.
Menurutnya, Pemkot harus memperbanyak hijau untuk penerapan biopori. Dengan demikian, air dapat terserap sehingga tidak menyebabkan banjir berkelanjutan.
"Biopori-biopori diperbanyak, karena itu salah satu solusi cegah banjir sehingga air bisa langsung terserap ke tanah dan tak tumpah ke jalan," katanya.
"Banjir di Depok membuktikan jika drainase benar-benar tidak berjalan dengan baik. Pemkot Depok harus mencari solusi tepat mengatasi ini," kata Calon Wakil Rakyat (Cawara) DPRD Depok Partai Hanura, Imam Turidi, Sabtu (1/3/2014).
Perbaikan gorong-gorong dan pelebaran jalan yang dilakukan tiap tahun pun dinilai hanya pemborosan anggaran. Karena permasalahan banjir di jalan protokol pun masih saja terjadi. Padahal, Jalan Margonda merupakan sentra ekonomi Depok.
"Pengerjaan jalan yang dilakukan justru mempersempit aliran air. Sekarang saja di Depok bisa dihitung lahan hijau nya. Banyak bangunan yang belum memperhatikan serapan air," ujarnya.
Dirinya berharap ke depan, Pemkot Depok dapat memperbaiki drainase. Selain itu harus dilakukan pula pengawasan maksimal terhadap pembangunan khususnya yang dapat memicu terjadinya banjir.
"Yang sekarang terjadi adalah banyak bangunan tinggi (tower) yang belum mengutamakan lahan kosong untuk penyerapan air," ungkapnya.
Menurutnya, Pemkot harus memperbanyak hijau untuk penerapan biopori. Dengan demikian, air dapat terserap sehingga tidak menyebabkan banjir berkelanjutan.
"Biopori-biopori diperbanyak, karena itu salah satu solusi cegah banjir sehingga air bisa langsung terserap ke tanah dan tak tumpah ke jalan," katanya.
(ysw)