DTKJ desak Transjakarta buat standar pelayanan
Sabtu, 01 Maret 2014 - 15:31 WIB
DTKJ desak Transjakarta buat standar pelayanan
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Trasnportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengungkapkan jika selama ini Unit Pengelola (UP) Transjakarta tidak memiliki standar minimum pelayanan (SPM). Padahal SPM ini perlu untuk kenyamanan pengguna busway.
Menurut Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, pihaknya sudah berulangkali mendesak Pemprov DKI membuat SPM agar pelayanan bus Transjakarta maksimal.
"Biar bagaimanapun, bus Transjakarta harus memiliki SPM agar ada peningkatan pelayanan," terangnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (1/3/2014).
Selama ini, lanjutnya, Jokowi selalu menuding pelayanan angkutan umum lain buruk. Bahkan sopir angkutan umum tersebut selalu ugal-ugalan di jalan.
"Sekarang ini banyak sopir bus Transjakarta yang ugal-ugalan, ini karena tidak ada SPM-nya," katanya.
Dengan adanya SPM, lanjutnya, UP Transjakarta punya standar dalam perawatan armada bus, pelayanan terhadap masyarakat, serta pengecekan sebelum operasional.
"Sekarang kan tidak tahu, seperti apa Transjakarta melakukan pengecekan armadanya? Buktinya masih ada bus yang mogok bahkan ada yang sampai terbakar," pungkasnya.
Baca juga:
Bus Transjakarta kembali terbakar
Menurut Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, pihaknya sudah berulangkali mendesak Pemprov DKI membuat SPM agar pelayanan bus Transjakarta maksimal.
"Biar bagaimanapun, bus Transjakarta harus memiliki SPM agar ada peningkatan pelayanan," terangnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (1/3/2014).
Selama ini, lanjutnya, Jokowi selalu menuding pelayanan angkutan umum lain buruk. Bahkan sopir angkutan umum tersebut selalu ugal-ugalan di jalan.
"Sekarang ini banyak sopir bus Transjakarta yang ugal-ugalan, ini karena tidak ada SPM-nya," katanya.
Dengan adanya SPM, lanjutnya, UP Transjakarta punya standar dalam perawatan armada bus, pelayanan terhadap masyarakat, serta pengecekan sebelum operasional.
"Sekarang kan tidak tahu, seperti apa Transjakarta melakukan pengecekan armadanya? Buktinya masih ada bus yang mogok bahkan ada yang sampai terbakar," pungkasnya.
Baca juga:
Bus Transjakarta kembali terbakar
(ysw)