Corby terancam kembali dipenjara

Jum'at, 28 Februari 2014 - 21:54 WIB
Corby terancam kembali...
Corby terancam kembali dipenjara
A A A
Sindonews.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkukham) Bali memberi sinyalemen jika Schapelle Leigh Corby bisa kembali mendekam ke penjara.

Menurut Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Gusti Kompyang Adnyana, hal itu itu terkait dengan sikap Corby yang dinilai melanggar aturan karena melakukan wawancara dengan televisi Australia Channel 7.

“Jika Corby melakukan wawancara, ada pelanggaran. Bisa saja dia kembali ke penjara,“ kata Gusti Kompyang Adnyana, Jumat (28/2/2014).

Pasalnya, saat ini si Ratu Mariyuana itu sedang menjalani pembebasan bersyarat sehingga harus mematuhi ketentuan aturan yang ditetapkan.

Petugas yang mengawal Corby pun, lanjut dia, sudah memintanya untuk tidak melakukan wawancara eksklusif dengan televisi Australia itu. "Ini dia wawancara juga, berarti risikonya bagi dia kan. Risikonya dia nanti," tegasnya.

Terkait hal itu, dia telah memerintahkan tim Penilai Pemasyarakatan menelusuri apakah isi materi wawancara tersebut bermasalah atau tidak. Petugas akan menganalisa sejauh mana terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam wawancara tersebut.

Dikatakannya, bila Corby nekat melakukan wawancara, berarti yang bersangkutan tidak menaati perintah petugas sehingga ada kemungkinan dikembalikan ke sel.

“Semua hasil analisa tim PK dilaporkan kepada Dirjen Pemasyarakatan secara tertulis untuk langkah selanjutnya termasuk sanksi yang akan dijatuhkan,“ imbuhnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, wawancara Corby bakal disiarkan pada Minggu 2 Maret 2014 mendatang oleh Channel 7.

Diketahui, usai mendapatkan pembebasan bersyarat pada 10 Februari 2014 lalu, Corby kini memilih tinggal di vila mewah di Sentosa Minyak, Kuta, Bali.

Baca:
Bebas dari penjara, aktivitas Corby diawasi
Pembebasan bersyarat Corby diklaim murni persoalan hukum
(rsa)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
1 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
3 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved