Ribuan pelaut Bali terancam gagal berlayar

Senin, 24 Februari 2014 - 16:40 WIB
Ribuan pelaut Bali terancam...
Ribuan pelaut Bali terancam gagal berlayar
A A A
Sindonews.com - Lantaran sertifikat keterampilan pelaut tak kunjung keluar, ribuan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Bali terancam gagal berlayar.

Sudah empat bulan ini proses terbitnya sertifikat yang diperlukan oleh pelaut dari Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub tersendat.

“Kami sudah berulangkali menanyakan kenapa sertifikat untuk pelaut itu tidak ada kepastian“ ujar Kepala UPT Lemdiklat BIWI Marine Training Center Ida Bagus Putu Astina dalam keterangan resminya di Denpasar, Senin (24/2/2014).

Padahal, sertifikat itu sangat penting bagi para pelaut sebagai syarat mendapatkan buku pelaut maupun visa. Tanpa sertifikat itu, TKI tidak bisa bekerja di pelayaran baik di kapal pesiar, kargo, tanker dan lainnya.

Diakui Astina, ribuan calon TKI di Bali itu kini diliputi kecemasan lantaran mereka terancam gagal bekerja berlayar ke luar negeri.
Pihaknya banyak menerima komplain dari agen-agen pengerah TKI maupun para calon pelaut atas belum keluarnya sertifikat itu.

Karena, Lemdiklat pelayaran yang ada di seluruh Indonesia tidak bisa menerbitkan ijasah kepada ribuan siswanya.

Di lembaga yang dipimpinnya, Astina menyebut ada sekitar 600 siswa yang belum menerima ijasah. Padahal mereka sudah mengikuti pendidikan selama kurang lebih 12 hari dan telah membayar biaya pendidikan sekitar Rp5 juta per orang.

Mereka cemas karena Ijasah itu memiliki masa berlaku selama 4 tahun."Yang jadi masalah banyak siswa yang terlanjur terikat kontrak kerja. Tapi mereka tidak bisa berangkat tanpa ijasah itu," timpal calon DPD RI itu.

Pihaknya meminta Gubernur Bali membantu menyelesaikan masalah ini ke pusat.
"Pelaut Bali selama ini menjadi maskot terutama di kapal pesiar. Gubernur Bali harus segera turun tangan," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Aliansi Pelaut Indonesia...
Aliansi Pelaut Indonesia Tuntut Peningkatan Standar Gaji
Dies Natalis ke-100,...
Dies Natalis ke-100, PIP Makassar Ingin Hidupkan Kembali Muruah Pelaut
KPI: Sertifikat Aspal...
KPI: Sertifikat Aspal Kompetensi Coreng Citra Pelaut
Program Pelaut Tangguh...
Program Pelaut Tangguh PHE OSES Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan
Ini Kasus Serangan Hiu...
Ini Kasus Serangan Hiu Paling Mematikan, 150 Pelaut AS Jadi Korban
Jaga Tradisi Nenek Moyang,...
Jaga Tradisi Nenek Moyang, Nelayan Anambas Gelar Festival Jongkong Layar
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved