Kompolnas klarifikasi kasus Sisca Yofie ke Bandung

Kamis, 20 Februari 2014 - 15:25 WIB
Kompolnas klarifikasi...
Kompolnas klarifikasi kasus Sisca Yofie ke Bandung
A A A
Sindonews.com - ‎Komisioner Kompolnas Hamidah Abdurracham hari ini menyambangi Polda Jabar. Kedatangannya Hamidah, merupakan kunjungan rutin untuk mengklarifikasi kasus tewasnya Sisca Yofie yang dilaporkan pihak keluarga.

"Kita akan melakukan klarifikasi lagi dengan Polrestabes Bandung, kaitannya dengan kasus Sisca. Kemarin kan keluarganya datang ke Kompolnas dan menyatakan kekecewaannya," ucapnya, kepada wartawan, Kamis (20/2/2013).

Saat ke Kompolnas, pihak keluarga menyampaikan kekecewaannya terkait sejumlah barang bukti yang tidak disertakan polisi hingga akhirnya tidak dijadikan barang bukti dalam persidangan.

Jika nantinya memang ada keganjilan, maka pihaknya akan mendorong pihak kepolisian untuk menyertakan barang bukti terhadap kejaksaan agar dijadikan barang bukti dipersidangan.

"Kalau memang ada bukti tambahan, kita harus mendalami kasus ini lagi. Kita berpikir kasus ini sudah selesai, tapi keluarga berpikir ada bukti yang belum disampaikan," jelasnya.

Lebih jauh, Kompolnas meminta Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan pengawasan terhadap sidang kasus Sisca. Hal ini untuk memudahkan keluarga korban berkoordinasi.

"Kompolnas tidak berada dalam tataran (pengadilan) itu. Kami sudah mengirim surat ke KY. Jadi kompolnas mengambil inisiatif untuk membatu warga dengan berkoordinasi dengan KY," jelasnya.

Melalui komunikasi itu, Hamidah berharap, KY akan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kasus yang hingga kini masih menjadi misteri bagi sebagian orang. Dia juga berharap, majelis hakim memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

"Kita berharap nanti hakim ini mendengar suuara keadilan untuk memberikan hal-hal yang bisa meringankan penderitaan keluarga korban," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
31 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
11 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved