Injak kepala jemaah, ini kata Hariri

Kamis, 13 Februari 2014 - 22:31 WIB
Injak kepala jemaah,...
Injak kepala jemaah, ini kata Hariri
A A A
Sindonews.com - Ustaz Hariri membantah telah melakukan kekerasan di muka umum, saat ceramah di Nagrak, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dia mengaku, bukan menginjak, tetapi menyuruhnya untuk mencium kakinya.

"Saya tidak menginjak kepala, melainkan menyuruh mencium kaki, karena saya kesal dengan sikap pemuda yang bertugas sebagai operator sound system tersebut," ujar Hariri, saat ditemui di rumahnya, Kampung Burujul, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (13/2/2014).

Dia menceritakan, kejadian bermula saat dia meminta Sutisna untuk membesarkan suara sound system. Namun setelah beberapa kali diminta, Sutisna, pria tersebut tidak juga menuruti keingginan Hariri.

Sebaliknya, Sutisna malah menjawabnya dengan ucapan keras hingga membuatnya kesal. "Saya minta untuk membesarkan volume soundnya saja. Tapi bukannya menuruti dia malah menjawab dengan nada keras," papar Hariri.

Selanjutnya, Hariri mengatakan, dirinya memanggil Sutisna agar mendekat kehadapannya di depan panggung. Dia kemudian mengingatkan Sutisna. Namun, Sutisna tidak mau terima, dan terkesan tidak punya itikad baik.

Sikap Sutisna itu membuatnya kesal. Hingga akhirnya kekesalannya memuncak dengan tindakan lutut Hariri yang menindih pundak Sutisna agar tidak pergi dari panggung.

Menurutnya, posisi itu memang terlihat seolah-olah dirinya menginjak kepala Sutisna. "Padahal saya hanya mengunci pundaknya agar dia tidak kabur dari panggung," papar Hariri.

Sayangnya, tegas dia, dalam video yang ditayangkan selama tiga menit itu, tidak merekam kejadian hingga usai. Padahal setelah itu dia langsung berakhir dengan damai, dan mereka saling memaafkan.

"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya agar ke depannya harus berhati-hati dalam berdakwah," katanya.

Sementara itu, Ujang, Ketua RT 04/07, Kampung Nagrak mengatakan, dirinya kaget peristiwa itu kembali ramai dibicarakan. Padahal, sesaat setelah kejadian, keduanya sudah berdamai. Bahkan saling berpelukan dalam menyampaikan maaf.

"Malah ceramah dari Ustaz Hariri tetap berlanjut hingga selesai pada pukul 02.00 malam," kata Ujang, saat ditemui di rumahnya.

Dia mengaku, sejak awal kejadian, sebisa mungkin berusaha agar tidak satupun warga yang berpikiran buruk terhadap keduanya. Hingga kini, memang tak satupun warga yang mempersoalkan kejadian tersebut.

"Warga di sini tidak ada yang mempersoalkan, karena memang keduanya sudah islah. Tapi kenapa sekarang tiba-tiba di luar ramai dibicarakan. Saya sebagai ketua RT di sini jadi repot, karena khawatir berkembang menjadi isu negatif," paparnya.

Baca juga
:
Injak kepala jamaah saat ceramah, MUI kecam Hariri
(san)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
17 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
21 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved