2 heli dikerahkan padamkan api di Meranti

Kamis, 13 Februari 2014 - 08:28 WIB
2 heli dikerahkan padamkan...
2 heli dikerahkan padamkan api di Meranti
A A A
Sindonews.com - Kabupaten Meranti merupakan salah satu daerah yang terparah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Sulitnya medan untuk menjangkau titik api memaksa pemadaman kebakaran hutan dan lahan dilakukan melalui jalur udara.

Ada dua helikopter yang disiapkan untuk menjinakan di sejumlah titik api."Untuk pemadaman melalui udara kami menggunakan dua helikopter. Dua heli untuk melakukan water bombing ke titik lahan yang terbakar," kata Kapolres Meranti AKBP Zahwani Arsyad Kamis (13/2/2014).

Selain itu pemadaman melalui jalur darat juga dilakukan TNI, Badan Penaggulang Bencana Daerah (BPBD), masyarakat dan intansi terkait lainnya. "Untuk jalur darat kami menyiapkan mesin pompa air. Saat ini pemadaman masih berlangung," ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polres Meranti ada dua perusahaan yang terindikasi membakar lahan. Yakni PT Sumatera Riang Lestari (perusahaan kayu akasia) dan PT Nusa Sagu Prima (NSP) perusahaan sagu anak perusahaan Sampoerna Agro Group. Luasan yang terbakar di lahan perusahaan ini sekitar 1.500 hektar.

Terkait kebakaran hutan dan lahan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) grub PT APRIL memastikan pihaknya akan menjaga lahan mereka dari kebakaran.

Presiden Direktur RAPP Kusnan Rahmin mengatakan pihaknya menyiapkan brigade kebakaran yang sudah dilatih. Selain perusahaan industri pulp and kertas juga melakukan pemantauan rutin melalui satelit untuk pencegahan kebakaran.

Saat ini RAPP yang merupakan salah satu perusahaan industri pulp dan kertas terbesar di Asia memiliki 300 personel untuk mencegah sekaligus memadamkan api.

"Untuk memantau kebakaran hutan dan lahan, kami juga bekerja sama dengan masyakarakat di daerah konsesi kami. Tujuan untuk bersama-sama waspada terhadap kebakaran hutan. Selain itu kami juga melakukan pemantaun kebakaran melaui udara," kata Kusnan.

Untuk melakukan pengolahaan konsesi tanpa bakar, perusahaan menyatakan terlah menggelontorkan dana USD1,5 juta.
(lns)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
17 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
43 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved