Pantai Losari alami pedangkalan

Minggu, 09 Februari 2014 - 21:39 WIB
Pantai Losari alami...
Pantai Losari alami pedangkalan
A A A
Sindonews.com – Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku cukup resah terhadap pedangkalan pesisir yang terjadi di depan anjungan Pantai Losari.

Sebab, pendangkalan atau sedimentasi itu kini sudah menyerupai penimbunan laut baru. Hal tersebut tidak hanya merusak estetika Losari, namun mengancam keberadaan icon Kota Daeng tersebut. Sebab, lumpur bercampur butiran pasir halus nyaris membentuk daratan baru.

“Ini yang menjadi masalah, karena ketika musim hujan, butiran pasir halus dan material lumpur sangat besar dari Sungai Jene Berang dan Bili-Bili membuat sedimentasi di wilayah pesisir kita termasuk di depan Pantai Losari,” kata Ilham via ponsel pribadinya kepada KORAN SINDO, Minggu (9/2/2014).

Menurut Wali Kota dua periode ini, jika muatan lumpur tersebut bersatu bisa membentuk daratan baru seluas 60 hektare di beberapa daerah pesisir Makassar. “Begitu bahayanya muatan lumpur dari Bili-bili tersebut kalau tertahan, karena itu saya dan Pak Danny sementara mengkaji, apa langkah mitigasi untuk melindungi Losari,” urainya.

Orang nomor satu di Makassar ini menambahkan, fenomena tersebut rutin terjadi jika curah hujan sedang tinggi. Namun Ilham mengklaim kalau musim kemarau datang. Sedimentasi itu kemudian berpindah ke tempat lain.

“Biasanya pindah ke depan Benteng Rotterdam dan di sepanjang wilayah pelabuhan, itulah biasanya yang membuat membuat pendagkalan di wilayah itu,” imbuhnya.

Sementara, Deputi Eksekutif Walhi Sulsel Kurniawan Sabar menjelaskan, pendangkalan yang terjadi di depan Pantai Losari mulai dari sebelah Timur Center Point Indonesia (CPI) bersambung ke ujung pelataran Losari karena maraknya penimbunan laut yang tidak berbasis lingkungan.

“Penimbunan yang dikerjasamakan oleh pemkot bersama investor merubah garis sempadan laut kita. Sehingga, sifat arus laut tentu berubah, itulah yang menyebabkan pendangkalan di pesisir dan abrasi beberapa pulau,” sesalnya.

Menurutnya, penimbunan laut yang terjadi menyebabkan pusaran-pusaran air yang tidak normal. Efek pantul ombak itu menyebabkan pendangkalan di pesisir dan abrasi di beberapa pulau terluar. “Jadi harusnya didepan losari ini ditanami pohon mangrove, untuk melindungi dari bencana,” pungkasnya.

Wali Kota terpilih Makassar Danny Pomanto, tak memungkiri Losari dalam dua tahun kedepan bisa berubah menjadi daratan jika tak secepatnya dilakukan reklamasi berbasis mitigasi.

Oleh karena itu, setelah reklamasi nantinya mendapat legalitas hukum tetap maka akan dibangun folder untuk melindungi losari dan beberapa wilayah pesisir lainnya.

“Ini murni dampak global warning, air laut tiap tahun naik 10 cm, reklamasi yang kita lakukan bukan menjadi penyebabnya, justru ini sebagai mitigasi. Kita sudah lakukan kajian mendalam tentang itu,” pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
51 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
5 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
8 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
8 jam yang lalu
Infografis
10.056 Tentara Israel...
10.056 Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Lelah Berperang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved