Warga menolak relokasi, Jokowi merasa ada yang manasin
Rabu, 05 Februari 2014 - 10:06 WIB
Warga menolak relokasi, Jokowi merasa ada yang manasin
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI, Joko Widodo meminta persoalan warga bantaran Kali Ciliwung di Kampung Pulo, Jatinegara Jakarta Timur yang menolak direlokasi tidak dibesar-besarkan.
"Baru dimulai, enggak usah dipanas-panasin. Baru sosialisasi, tahun ini saja belum," katanya di Balai Kota, Rabu (5/2/2014).
Jokowi juga mengaku belum mengetahui kapan warga yang tinggal di bantaran itu ditargetkan akan dipindahkan ke rusun.
Alasannya, urusan relokasi warga di lokasi telah diserahkan sepenuhnya kepada wali kota dan camat setempat.
"Yak enggak tahu, terserah wali kota dan camat," ucapnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan, apabila warga Kampung Pulo ingin bebas dari banjir, tidak ada cara lain selain bersedia direlokasi ke rusun yang telah disediakan jajarannya.
"Ya kalau mau bebas banjir, pindah ke rusun, enggak ada cara lain," tandasnya.
"Baru dimulai, enggak usah dipanas-panasin. Baru sosialisasi, tahun ini saja belum," katanya di Balai Kota, Rabu (5/2/2014).
Jokowi juga mengaku belum mengetahui kapan warga yang tinggal di bantaran itu ditargetkan akan dipindahkan ke rusun.
Alasannya, urusan relokasi warga di lokasi telah diserahkan sepenuhnya kepada wali kota dan camat setempat.
"Yak enggak tahu, terserah wali kota dan camat," ucapnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan, apabila warga Kampung Pulo ingin bebas dari banjir, tidak ada cara lain selain bersedia direlokasi ke rusun yang telah disediakan jajarannya.
"Ya kalau mau bebas banjir, pindah ke rusun, enggak ada cara lain," tandasnya.
(ysw)