Warga mengaku dipaksa pindah ke Rusun Komarudin

Senin, 03 Februari 2014 - 21:02 WIB
Warga mengaku dipaksa...
Warga mengaku dipaksa pindah ke Rusun Komarudin
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dinilai minim melakukan sosialisasi guna merelokasi warga bantaran Kali Sentiong. Pasalnya, proses sosialisasi hanya dilakukan dalam waktu satu bulan.

Salah seorang warga RW09 Kelurahan Kebon Kosong, Muhamad Tanwir, mengatakan, pihak kecamatan hanya datang satu kali untuk melkaukan sosialisasi. Pada kedatangan kedua, pihak kecamatan telah membawa surat dan meminta warga untuk tanda tangan.

"Jadi terkesan jika pihak kecamatan mengusir warga pinggir kali," ujar Tanwir saat mengikuti proses pengundian unit rusun di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2014).

Menurut Tanwir dirinya terpaksa pindah ke rusun yang lokasinya berada di Kecamatan Cakung, Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur, karena diancam tidak akan dapat rusun.

"Ketika saya menandatangani, petugas kelurahan mengancam. Jika tidak mau tanda tangan tidak dapat unit," ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Agus warga bantaran Kali Sentiong. Dia mengaku, dilarang membaca isi surat yang harus ditandatanganinya. Setelah menandatangani surat tersebut, Agus mengaku diberi Rp500 ribu, namun dirinya tidak mendapatkan unit Rusun Komarudin.

Hal ini dilakukan karena Agus Khawatir akan sekolah anaknya. Dirinya terpaksa menerima uang kerohiman dan memilih untuk mencari kontrakan di daerah tersebut, agar anaknya bisa terus sekolah.

"Setelah menandatangani saya diberi uang kerohiman, dan menurut saya itu tidak manusiawi, karena hanya bisa untuk kontrak rumah satu bulan saja," ujarnya di pinggir Kali Sentiong.

Baca:
142 KK akan direlokasi ke Rusun Komarudin
(mhd)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved