Keluarga Sisca Yofie kecewa 5 saksi tak hadiri sidang

Senin, 03 Februari 2014 - 20:21 WIB
Keluarga Sisca Yofie...
Keluarga Sisca Yofie kecewa 5 saksi tak hadiri sidang
A A A
Sindonews - Keluarga korban pembunuhan Sisca Yofie kecewa lantaran lima saksi tidak hadir dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan, dengan terdakwa Wawan alias Awing (39), dan Ade Ismayadi (24) sehingga sidang ditunda hingga Senin 10 Februari.

Kuasa hukum keluarga Sisca, Hairullah mengatakan, pihak keluarga yang sudah meluangkan waktunya menghadiri persidangan sangat kecewa dengan penundaan tersebut.

"Kalau dilihat secara KUHPidana maka sidang ini sudah melanggar tiga azas penting yakni cepat, sederhana, dan murah. Kalau berlarut-larut begini tiga unsur itu tidak terpenuhi," sesalnya kepada wartawan di PN Bandung, Senin (3/2/2013).

Pihak keluarga sangat berharap kelima saksi bisa segera diperiksa agar persidangan bisa berjalan normal kembali. Selain itu, pihaknya merasa dari lima orang yang mangkir dua orang di antaranya memiliki peranan penting dalam kasus itu.

Hairullah menjelaskan, dua orang tersebut adalah istri terdakwa Wawan dan juga seorang pria yang saat itu rumahnya dipakai sebagai pelarian terdakwa dari kejaran polisi.

"Dari istri Wawan ini keterangannya perlu diuji. Seperti halnya sesaat setelah kejadian sekitar pukul 19.00 WIB, Wawan sempat pamitan untuk membeli cat dengan membawa sebuah tas. Logikanya kan jam segitu toko bangunan sudah tutup," bebernya.

Selain itu, ada pun keterangan-keterangan lain seperti keberadaan barang bukti HP milik korban yang sempat dilihat oleh istri Wawan. "Juga ada pernyataan yang perlu ditanyakan, awalnya Wawan mengaku tidak punya HP. Tapi dalam BAP disebutkan jika dia pernah sms ke HP-nya Ade," jelasnya.

Dengan kejanggalan kejanggalan itu, pihaknya sangat berharap kelima saksi tersebut bisa dihadirkan dalam sidang selanjutnya.

Seperti diketahui, Sisca Yofie merupakan korban pembunuhan sadis saat penjembretan di Bandung yang dilakukan Wawan alias Awing, dan Ade Ismayadi. Kedua pelaku kini terncam hukuman mati.

Sisca ditemukan sekarat Senin malam, 5 Agustus 2013 dengan luka di sekujur tubuh. Wanita itu juga mengalami luka bacok di bagian kepala.
Kasus ini masih menyimpan tanya, meskipun sudah ada dua orang yang mengaku sebagai pelaku namun berbagai kalangan menilai pembunuhan dengan perampokan itu bermotif dendam.
(ilo)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
7 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
8 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
9 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
9 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved