Imlek, tempat wisata di Bogor ramai pengunjung

Jum'at, 31 Januari 2014 - 20:57 WIB
Imlek, tempat wisata...
Imlek, tempat wisata di Bogor ramai pengunjung
A A A
Sindonews.com - Libur panjang hari raya Imlek banyak dimanfaatkan warga Jabodetabek untuk berlibur ke tempat wisata di wilayah Bogor.

Meski terus diguyur hujan, sejumlah tempat wisata tak ingin mengecewakan pengunjungnya dengan menyuguhkan beberapa hiburan dan atraksi khas perayaan tahun baru Cina ini.

Seperti yang terlihat pengelola tempat wisata Jungleland Adventure Theme Park di Sentul, Bogor. Ribuan pengunjung tampak antusias menyaksikan tarian naga dan atraksi barongsai yang dipusatkan di area downtown dan amphitheater JungleLand.

"Khusus untuk perayaan Imlek, kita sengaja mengundang pemain tarian naga dan barongsai dari Grup Atraksi Seni Indonesia (GASI) Bogor yang berpengalaman, bahkan berprestasi di tingkat kejuaraan dunia naga dan barongsai," kata Staff Marketing Communication JungleLand Audy Reza, Jumat (31/1/2014).

Lebih lanjut ia menjelaskan, guna menghibur pengunjung pihaknya juga sempat memberikan hadiah doorprize 1.000 lucky angpau dan barang elektronik. Pihaknya memperkirakan tingkat kunjungan lebih dari 2.000 orang.

"Tapi belum kita hitung lagi, tapi perkiraan lebih dari 2.000-an orang, ada peningkatan dibanding hari libur biasa," katanya.

Sementara itu, Ketua GASI Bogor Kiat Arianto mengaku, senang bisa menghibur ribuan pengunjung JungleLand sebagai pengisi acara perayaan Imlek selama tiga hari ini.

"Satu harinya kita bermain barongsai dan liong selama tiga hari berturut. Kita fokus show memberikan yang terbaik seperti layaknya kompetisi," kata Kiat di sela-sela atraksi barongsai.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama perayaan Imlek ini cukup banyak tempat wisata, maupun perusahaan atau instansi-instansi yang meminta bermain.

"Mungkin mereka mengundang karena mengetahui prestasi kita. Tim yang bermain untuk menghibur pengunjung ini sempat menjuarai berbagai even atau kompetisi tarian liong dan barongsai dunia. Pada 2013 kita juara III dunia di Cina, kemudian tahun sebelumnya sempat juara II di Hongkong," katanya.

Kepadatan pengunjung juga terlihat di Taman Safari Indonesia (TSI). Antrean kendaraan terlihat di gerbang pembelian tiket dan padatnya area parkir.

"Khusus Imlek ini, kita juga menyuguhkan berbagai atraksi barongsai dan liong serta tari-tarian khas Cina yang dimainkan oleh karyawan-karyawan TSI," katanya.

Pertunjukan itu digelar di Safari Theatre. Barongsai dan Liong dilakukan selama tiga hari berturu-turut. Terkait dengan jumlah kunjungan pihaknya memperkirakan lebih dari 5000 orang. "Dikarenakan hujan terus menerus, jadi jumlah pengunjung tidak terlalu ramai seperti tahun sebelumnya," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Meriahkan Tahun Baru...
Meriahkan Tahun Baru Imlek dengan Rhythm of Spring
Makanan yang Tidak Boleh...
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi saat Perayaan Imlek
Penuh Makna, Berikut...
Penuh Makna, Berikut Tradisi Unik 5 Negara saat Merayakan Imlek
Tahun Baru Imlek, Ini...
Tahun Baru Imlek, Ini 5 Artis Keturunan Tionghoa yang Merayakannya
Kisah Nestapa Imlek...
Kisah Nestapa Imlek di Awal Kemerdekaan, Belum Bisa Dirayakan karena Zaman Susah
6 Hal yang Perlu Diperhatikan...
6 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pembagian Angpao Imlek 2023
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
7 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
7 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
8 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
9 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
9 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved