Banjir di Subang, Indramayu & Cirebon mulai surut
Kamis, 23 Januari 2014 - 16:33 WIB
Banjir di Subang, Indramayu & Cirebon mulai surut
A
A
A
Sindonews.com - Banjir yang terjadi di Subang, Indramayu, dan Cirebon, mulai berangsur surut. Secara umum, volume air turun drastis jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Namun begitu, di beberapa titik masih ada genangan air.
"Kondisi banjir relatif sudah lebih aman. Volumenya tidak separah sebelumnya," kata Kepala Seksi Bidang Kedaruratan BPBD Jawa Barat Budiman, saat dihubungi wartawan, Kamis (23/1/2014).
Seperti terlihat di Subang misalnya. Banjir di kawasan ini relatif surut. Tapi ada daerah yang masih terendam dengan ketinggian hingga 80 centimeter yaitu di Legonkulon. "Kalau kemarin-kemarin itu sampai dua meter," terangnya.
Sementara di Indramayu dan Cirebon, masih ada lokasi banjir berkisar paling tinggi 20 centimeter. "Di Indramayu, jalan-jalan malah sudah tidak ada (air). Di Cirebon lebih aman," ungkapnya.
Sementara di Indramayu, para pengungsi sudah banyak yang kembali ke rumahnya masing-masing. "Kalau kemarin itu mereka mengungsi di tenda-tenda di pinggir jalan," tuturnya.
Meski banjir relatif surut, kondisi belum dipastikan aman. Sebab cuaca di lokasi diprediksi kembali hujan yang bisa memicu air kembali bertambah. "Sejak pagi sampai sekarang cuacanya mendung, matahari enggak kelihatan," jelasnya.
Petugas di lapangan pun terus siaga untuk mengantisipasi banjir. Sehingga ketika banjir, penanggulangan bisa jauh lebih baik. "Kita masih tetap siaga," tandas Budiman.
"Kondisi banjir relatif sudah lebih aman. Volumenya tidak separah sebelumnya," kata Kepala Seksi Bidang Kedaruratan BPBD Jawa Barat Budiman, saat dihubungi wartawan, Kamis (23/1/2014).
Seperti terlihat di Subang misalnya. Banjir di kawasan ini relatif surut. Tapi ada daerah yang masih terendam dengan ketinggian hingga 80 centimeter yaitu di Legonkulon. "Kalau kemarin-kemarin itu sampai dua meter," terangnya.
Sementara di Indramayu dan Cirebon, masih ada lokasi banjir berkisar paling tinggi 20 centimeter. "Di Indramayu, jalan-jalan malah sudah tidak ada (air). Di Cirebon lebih aman," ungkapnya.
Sementara di Indramayu, para pengungsi sudah banyak yang kembali ke rumahnya masing-masing. "Kalau kemarin itu mereka mengungsi di tenda-tenda di pinggir jalan," tuturnya.
Meski banjir relatif surut, kondisi belum dipastikan aman. Sebab cuaca di lokasi diprediksi kembali hujan yang bisa memicu air kembali bertambah. "Sejak pagi sampai sekarang cuacanya mendung, matahari enggak kelihatan," jelasnya.
Petugas di lapangan pun terus siaga untuk mengantisipasi banjir. Sehingga ketika banjir, penanggulangan bisa jauh lebih baik. "Kita masih tetap siaga," tandas Budiman.
(san)