Korban banjir Lampung terserang penyakit

Selasa, 21 Januari 2014 - 18:40 WIB
Korban banjir Lampung...
Korban banjir Lampung terserang penyakit
A A A
Sindonews.com - Koordinator Tim Disaster Emergency and Relief Management Aksi Cepat Tanggap (DERM-ACT) Lampung Sandi mengatakan, kondisi pengungsi korban banjir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, sangat memprihatinkan. Mereka terkena berbagai penyakit dampak banjir.

Hasil pantauan ACT, beberapa penyakit yang dikeluhkan oleh para korban yaitu gatal-gatal, reumatik, batuk pilek, ISPA, dan darah tinggi. Penyakit darah tinggi umumnya diderita oleh para orang tua.

"Bagaimana nasib yang diderita para korban banjir yang lumpuh selama tiga sampai empat bulan kedepan," kata Sandi, kepada Sindonews, Selasa (21/1/2013).

Ditambahkan dia, menurut petugas kesehatan setempat, masyarakat korban banjir diperkirakan akan lebih banyak lagi terserang penyakit menjelang surutnya air. Lamanya banjir yaitu sekitar tiga sampai sampat bulan. Hal ini memungkinkan persediaan obat-obatan akan berkurang.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air masih menggenangi ratusan hektare perkebunan kelapa sawit dan singkong, dan ratusan rumah, serta beberapa fasilitas umum lainnya.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, ratusan tenda pengungsi berdiri di bibir tanggul, rumah-rumah wargapun terlihat banyak yang terendam. Masjid yang tergenang membuat masyarakat setempat tidak dapat melaksanakan ibadah di sana. Pesantren dan puskesmas kecamatan pun terendam banjir," sambungnya.

Di salah satu tenda, terdapat seorang ibu yang memiliki seorang bayi dan masih berusia 10 hari yang lahir ditenda pengungsian. Kondisinya sangat memprihatinkan. Seorang ibu menyusui dan bayi yang masih berusia hitungan hari, harus menjadi korban banjir.

"Kondisi tersebut diperparah dengan tidak ada penerangan. Listrik hingga saat ini masih mati dan signal yang sulit dijangkau membuat kami sulit mengirimkan data-data korban," terangnya.

Bahkan, untuk keperluan buang air kecil saja, warga harus menumpang ke MCK di Kantor Polres setempat yang jaraknya cukup jauh dari Posko ACT.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
2 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
2 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
2 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
3 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
5 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
6 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved