Banjir Subang tahun ini terburuk

Senin, 20 Januari 2014 - 21:15 WIB
Banjir Subang tahun...
Banjir Subang tahun ini terburuk
A A A
Sindonews.com - Banjir yang melanda Kabupaten Subang sejak tiga hari terakhir berdampak meluas. Jumlah rumah, sawah, dan fasilitas lain yang terendam cukup banyak.

Untuk rumah yang terendam, tercatat sebanyak 34.388 unit. Sedangkan sawah yang terendam luasnya mencapai 11.668 hektare.

Berdasarkan data dari Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jawa Barat, Dadang Abdul Rahman, ada 10 daerah yang sudah tercatat sebagai lokasi banjir.

Kabid Kedaruratan BPBD Jawa Barat, Budiman, mengatakan sejauh ini penanganan di lokasi tidak ada kendala berarti. "Kendala pasti ada, tapi semuanya tertangani dengan baik," ujarnya, Senin (20/1/2014).

Banjir di Subang menurutnya hampir terjadi setiap tahun. Tapi tahun ini terbilang yang terburuk dibanding sebelumnya. "Bisa dibilang tahun ini seperti itu (terburuk)," kata Budiman.

Salah satu indikatornya ada luasnya kawasan yang terkena banjir. Apalagi ada daerah yang terisolir hingga distribui logistik ke lokasi harus menggunakan helikopter.

Berikut ini daerah yang terkena banjir di Subang dan akibatnya:

1. Kecamatan Pamanukan: rumah 8.421 unit (36.132 KK), sawah 1.050
hektare, ketinggian air 50-120 sentimeter.

2. Kecamatan Sukasari: rumah 5.909 unit (12.797 jiwa), sawah 2.301
hektare, empang 680 hektare, ketinggian 30-200 sentimeter.

3. Kecamatan Blanakan: rumah 6.880 unit, sawah 2.437 hektare, empang
1.651 hektare.

4. Kecamatan Legonkulon: rumah 5.045 unit (8.654 jiwa), sawah 1.030
hektare, empang 468 hektare, ketinggian air 10-70 centimeter, 13
sekolah, 25 tempat ibadah.

5. Kecamatan Pabuaran: rumah 440 unit

6. Kecamatan Pusakajaya: rumah 3.922 unit, sawah 1.730 hektare,
ketinggian air 40-125 centimeter, lima sekolah, satu tempat ibadah.

7. Kecamatan Ciasem: rumah 644 unit (1.932 jiwa), sawah 980 hektare,
empang 13,5 hektare

8. Kecamatan Compreng: rumah 1.370 unit, 835 hektare, 12 sekolah,
tujuh tempat ibadah, ketinggian air 50-100 centimeter

9. Kecamatan Tambakdahan: rumah 1.757 unit, sawah 1.305 hektare, 11
sekolah, dua tempat ibadah
(lns)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
5 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
6 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
6 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
7 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
7 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
8 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved