Bersembunyi di plafon, perampok ini juga perkosa korbannya
Senin, 20 Januari 2014 - 12:21 WIB
Bersembunyi di plafon, perampok ini juga perkosa korbannya
A
A
A
Sindonews.com - Seorang wanita dewasa mengalami kejadian tragis di kontrakannya. Diduga, pelaku bersembunyi di plafon kontrakan korban sebelum beraksi.
Peristiwa tersebut diketahui tetangga korban sekira pukukl 09.00 WIB, Senin (20/1/2014) pagi. Saat itu, dia melihat korban berusaha keluar kamarnya dengan kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut tersumpal.
"Dia minta tolong ke kamar saya sembari teriak-teriak. Dengan tangan terikat kebelakang, mulut disumpel pakai kain," ujar Dian (36) di kontrakannya di Jalan Cilenggang 1 No.3 RT 03/01, Serpong .
Korban yang menangis histeris itu sudah dalam keadaan hanya memakai pakaian dalam dan celana dalam yang sudah setengah terbuka.
Dari pengakuan korban ke Dian, maling yang berjumlah satu orang itu masuk dari plafon atas rumahnya.
"Baru paginya dia turun, mengambil perhiasan dan uang, serta memperkosa korban," ujar Dian.
Pelaku diduga melarikan diri dengan melompat tembok setinggi dua meter yang berada di depan kontrakan korban. Kemudian lari kearah kebon kosong yang menembus ke Jalan Raya Serpong.
Saat Dian berkesempatan melihat kondisi kamar kontrakan Endah, plafon kamar tersebut sudah dalam keadaan bolong besar.
"Sekarang sudah dibawa ke Polsek Serpong, dibawa polisi buat diperiksa," ungkap Dian.
Peristiwa tersebut diketahui tetangga korban sekira pukukl 09.00 WIB, Senin (20/1/2014) pagi. Saat itu, dia melihat korban berusaha keluar kamarnya dengan kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut tersumpal.
"Dia minta tolong ke kamar saya sembari teriak-teriak. Dengan tangan terikat kebelakang, mulut disumpel pakai kain," ujar Dian (36) di kontrakannya di Jalan Cilenggang 1 No.3 RT 03/01, Serpong .
Korban yang menangis histeris itu sudah dalam keadaan hanya memakai pakaian dalam dan celana dalam yang sudah setengah terbuka.
Dari pengakuan korban ke Dian, maling yang berjumlah satu orang itu masuk dari plafon atas rumahnya.
"Baru paginya dia turun, mengambil perhiasan dan uang, serta memperkosa korban," ujar Dian.
Pelaku diduga melarikan diri dengan melompat tembok setinggi dua meter yang berada di depan kontrakan korban. Kemudian lari kearah kebon kosong yang menembus ke Jalan Raya Serpong.
Saat Dian berkesempatan melihat kondisi kamar kontrakan Endah, plafon kamar tersebut sudah dalam keadaan bolong besar.
"Sekarang sudah dibawa ke Polsek Serpong, dibawa polisi buat diperiksa," ungkap Dian.
(ysw)