Diduga putus cinta, remaja di Palangga gantung diri
Senin, 13 Januari 2014 - 03:03 WIB
Diduga putus cinta, remaja di Palangga gantung diri
A
A
A
Sindonews.com - Diduga akibat putus dengan kekasihnya, seorang remaja di Gowa, Sulawesi Selatan, Lukman (18), malam tadi ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya.
Lukman yang diketahui baru lulus SMA ini nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali di rumahnya di Perumahan Bukolu, Kelurahan Pangka Binanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Melihat aksi nekat Lukman, keluarganya pun menangis histeris setelah melihat jasadnya telah terbujur kaku di salah satu ruangan. Bahkan, satu anggota keluarganya sempat tak sadarkan diri.
"Diduga kakak gantung diri karena putus dengan kekasihnya," ungkap sang adik yang pertama kali melihat jasad kakaknya telah terbujur kaku, Minggu (12/1/2014).
Menurut penjelasan Fardan, dia memang merasa curiga dengan kakaknya yang tak kunjung keluar kamar dan mematikan lampu. Peristiwa itu berlangsung lama hingga sang adik menaruh curiga. Ketika dia memberanikan diri untuk membuka pintu kamar kakaknya, Fardhan terperanjat melihat kakak kesayangannya telah tak bernyawa dan tergantung.
Petugas polsek setempat yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan penyelidikan. "Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa luka di leher, serta mengambil sidik jari korban," jelas Kapolsek Pallanga AKP Khaerul Amal.
Pihaknya pun kini mengamankan tali yang digunakan untuk gantung diri ke Polsek Pallangga sebagai barang bukti. Kasus gantung diri remaja ini kini dalam penanganan petugas Polsek Pallangga dan Polres Gowa.
Lukman yang diketahui baru lulus SMA ini nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali di rumahnya di Perumahan Bukolu, Kelurahan Pangka Binanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Melihat aksi nekat Lukman, keluarganya pun menangis histeris setelah melihat jasadnya telah terbujur kaku di salah satu ruangan. Bahkan, satu anggota keluarganya sempat tak sadarkan diri.
"Diduga kakak gantung diri karena putus dengan kekasihnya," ungkap sang adik yang pertama kali melihat jasad kakaknya telah terbujur kaku, Minggu (12/1/2014).
Menurut penjelasan Fardan, dia memang merasa curiga dengan kakaknya yang tak kunjung keluar kamar dan mematikan lampu. Peristiwa itu berlangsung lama hingga sang adik menaruh curiga. Ketika dia memberanikan diri untuk membuka pintu kamar kakaknya, Fardhan terperanjat melihat kakak kesayangannya telah tak bernyawa dan tergantung.
Petugas polsek setempat yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan penyelidikan. "Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa luka di leher, serta mengambil sidik jari korban," jelas Kapolsek Pallanga AKP Khaerul Amal.
Pihaknya pun kini mengamankan tali yang digunakan untuk gantung diri ke Polsek Pallangga sebagai barang bukti. Kasus gantung diri remaja ini kini dalam penanganan petugas Polsek Pallangga dan Polres Gowa.
(rsa)