Sakit, anggota KPU Poso mengundurkan diri

Jum'at, 10 Januari 2014 - 16:16 WIB
Sakit, anggota KPU Poso...
Sakit, anggota KPU Poso mengundurkan diri
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kini dipusingkan dengan mundurnya seorang anggota komisioner secara mendadak dengan alasan sakit. Padahal, yang bersangkutan memegang peranan penting dalam pelaksanaan sosialisasi tahapan Pemilu 2014 yang tinggal tiga bulan ke depan.

Meskipun beralasan sakit, diduga pilihan mundur dari anggota KPU itu, karena berada dalam posisi dilematis antara bertahan sebagai angggota KPU atau melanjutkan karirnya sebagai dosen di sebuah universitas di Poso yang tetap dilakukan sejak dia dilantik sebagai anggota KPU Poso pada 13 Juli 2013 silam.

Anggota KPU itu adalah Mohammad Rusli. Dia resmi mengajukan surat pengunduran diri, pada 6 Januari 2014, dengan alasan sakit. Namun tidak menyertakan surat keterangan dokter.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Poso Taufik Hidayat mengatakan, pengunduran diri yang bersangkutan diajukan pada 6 Januari 2013 dengan alasan sakit vertigo. Mundurnya yang bersangkutan diakui akan mengganggu aktivitas KPU Poso dalam menjalankan tahapan Pemilu 2014, di mana yang bersangkutan selama ini memiliki tugas pokok pada bagian sosialisasi.

Meskipun beralasan sakit, namun diduga pengunduran diri yang bersangkutan karena dilema antara tetap bertugas sebagai anggota KPU Poso atau sebagai dosen di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sintuwu Marosso Poso.

Suwardi Panthi, Dekan Fakultas Fisip Unsimar Kabupaten Poso mengakui, meskipun telah dilantik sebagai anggota KPU Kabupaten Poso, namun yang bersangkutan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa sebagai Ketua Program Studi (prodik) dan dosen. Untuk itu, pihak universitas sejak awal menganjurkan yang bersangkutan untuk memilih.

Hal itu sesuai aturan yang menyebutkan, tidak dapat menerima dua gaji yang bersumber dari APBN. Setidaknya, selama ini yang bersangkutan menerima dua gaji setiap bulannya yang bersumber dari APBN, yaitu gaji di KPU dan gaji dalam statusnya sebagai dosen dan Ketua Prodi Universitas Sintuwu Marosso.

Sementara itu, sejak menyampaikan surat pengunduran diri, Mohammad Rusli pihak fakultas mengkonfirmasi yang bersangkutan mengalami sakit komplikasi dan masih dirawat di Makassar.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved