Alasan proyek lift Monas mangkrak

Selasa, 07 Januari 2014 - 19:45 WIB
Alasan proyek lift Monas...
Alasan proyek lift Monas mangkrak
A A A
Sindonews.com - Penggantian lift Monumen Nasional (Monas) yang ditargetkan selesai pada 15 Desember 2013 lalu meleset dari jadwal. Hingga kini, pengunjung Monas terpaksa harus kembali bersabar karena tidak bisa melihat pemandangan kota dari puncak Monas itu.

Penanggung Jawab Penggantian Lift Monas Murtono mengatakan, kendalanya adalah ukuran mesin lift yang lebih besar dari sebelumnya. Jika mesin sebelumnya berbobot 800 kilogram, mesin yang baru merek Hitachi lebih besar dan beratnya mencapai 1,5 ton.

Kendati demikian, sambungnya, untuk kemampuan daya tampung dan kecepatan lift sendiri tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.

Hal lain yang membuat penggantian lift lebih lama adalah struktur bangunan yang terbilang sulit. Karena, kata dia, pihaknya harus membuat jalur baru yang terdiri dari rel. Rel tersebut sepanjang lima meter di sambung mulai dari cawan hingga puncak Monas.

"Jika ada alat yang bisa mengangkut tentu bisa lebih cepat. Ini kita mengangkat secara manual," tuturnya di Jakarta, Selasa (7/1/2013).

Tidak adanya celah dari cawan hingga ke puncak Monas menyebabkan pekerjaan penggantian lift juga menjadi lebih lama daripada jadwal yang ditentukan.

"Untuk angkat mesin ke tangga saja makan waktu dua hari, dari tangga sampai ke puncak perlu 10 hari," bebernya.

Menurut Murtono, pengerjaan penggantian lift dilakukan oleh PT Betania Prima dengan menurunkan delapan orang pekerja. Menurutnya penggantian lift baru akan selesai sekitar tanggal 20 Januari 2014 mendatang.

Kemudian, kata dia, lift tersebut baru bisa digunakan masyarakat sekira awal Februari 2014. "Sekarang sudah 90 persen, mudah-mudahan tanggal 20-an selesai," katanya.

Baca:
UPT Monas akui proyek lift molor
(mhd)
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
7 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
9 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
10 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
11 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
13 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
13 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved