Jokowi: Bongkar satu, kami ganti dua
Selasa, 07 Januari 2014 - 15:48 WIB
Jokowi: Bongkar satu, kami ganti dua
A
A
A
Sindonews.com - Pembongkaran Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, ternyata akan dilakukan berbarengan dengan pembongkaran Stadion Lebak Bulus.
Sejauh ini, Pemprov DKI masih menunggu proses administrasi agar pembongkaran cepat dilaksanakan.
"Ya pasti kami bongkar, tapi nunggu di pemerintahan. Kan ada prosedur penghapusan barang, itu yang lagi kami proses," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota, Selasa (7/1/2013).
Orang nomor satu di DKI ini membeberkan, pembongkaran terminal Bus AKAP itu nantinya akan dibarengi dengan Stadion Sepakbola Lebak Bulus.
"Stadion juga sama, dua-duanya bareng," singkatnya.
Terkait pembongkaran stadion, Jokowi mengaku sudah menyetujuinya secara lisan dan sudah melayangkan surat ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sejak lama.
"Gantinya di Stadion BMW dan di Pesanggrahan. Bongkar satu, kami ganti dua," terangnya.
Menurut Jokowi, alasan ditundanya penutupan terminal kemarin malam agar pihaknya memberikan penjelasan lebih jelas dan solusi kepada masyarakat yang menggantungkan hidup di sana.
"Padahal kami sudah kasih waktu satu tahun. Itulah yang saya enggak ngerti, masa semua hal harus saya yang urusi sendiri. Mulai sekarang saya bagi-bagikan," ujarnya.
Sejauh ini, Pemprov DKI masih menunggu proses administrasi agar pembongkaran cepat dilaksanakan.
"Ya pasti kami bongkar, tapi nunggu di pemerintahan. Kan ada prosedur penghapusan barang, itu yang lagi kami proses," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota, Selasa (7/1/2013).
Orang nomor satu di DKI ini membeberkan, pembongkaran terminal Bus AKAP itu nantinya akan dibarengi dengan Stadion Sepakbola Lebak Bulus.
"Stadion juga sama, dua-duanya bareng," singkatnya.
Terkait pembongkaran stadion, Jokowi mengaku sudah menyetujuinya secara lisan dan sudah melayangkan surat ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sejak lama.
"Gantinya di Stadion BMW dan di Pesanggrahan. Bongkar satu, kami ganti dua," terangnya.
Menurut Jokowi, alasan ditundanya penutupan terminal kemarin malam agar pihaknya memberikan penjelasan lebih jelas dan solusi kepada masyarakat yang menggantungkan hidup di sana.
"Padahal kami sudah kasih waktu satu tahun. Itulah yang saya enggak ngerti, masa semua hal harus saya yang urusi sendiri. Mulai sekarang saya bagi-bagikan," ujarnya.
(ysw)