Sejumlah wilayah di Blitar masih rawan bencana

Minggu, 05 Januari 2014 - 20:46 WIB
Sejumlah wilayah di...
Sejumlah wilayah di Blitar masih rawan bencana
A A A
Sindonews.com - Ancaman banjir, tanah longsor dan angin puting beliung, masih mengintai sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim). Mengingat intensitas curah hujan di Kabupaten Blitar masih tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Katidjan mengatakan, ada enam kecamatan yang rawan musibah banjir.

"Di antaranya Kecamatan Binangun, Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan Kademangan, Kecamatan Wonodadi dan Kecamatan Udanawu," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/1/2013).

Sebelumnya, hujan deras yang meluapkan sungai di wilayah Kecamatan Sutojayan, memaksa ratusan warga dari tiga desa mengevakuasi diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah itu.

Namun, selama beberapa hari warga sempat mengalami kesusahan di posko pengungsian. Sementara untuk musibah longsor, menurut Katidjan, meliputi Kecamatan Wates, Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan Binangun, Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Gandusari.

"Sedangkan untuk (angin) puting beliung, melanda hampir semua di 22 kecamatan. Namun yang kerap terjadi di Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Udanawu, Kecamatan Srengat, Kecamatan Ponggok, Kecamatan Nglegok, Kecamatan Garum, Kecamatan Selorejo dan Kecamatan Kesamben," jelasnya.

Katidjan menambahkan, pihaknya berharap warga Kabupaten Blitar tetap mewaspadai situasi alam yang ada. "Termasuk juga segera melapor ketika musibah terjadi," pungkasnya.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib, meminta BPBD untuk tanggap dalam mengatasi musibah alam yang terjadi di masyarakat. "Jangan sampai tindakan baru dilakukan setelah korban berjatuhan. Sekecil apapun bencana yang terjadi harus disikapi," ujarnya singkat.
(maf)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
1 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
3 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
3 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
4 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
4 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved