Polda Metro Jaya usulkan kantong parkir untuk kontainer
Jum'at, 03 Januari 2014 - 21:06 WIB
Polda Metro Jaya usulkan kantong parkir untuk kontainer
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengatasi kepadatan di jalan tol dan Jakarta, Polda Metro Jaya mengusulkan pembangunan kantong parkir khusus kendaraan besar seperti truk kontainer. Rencananya, pembangunan kantong parkir tersebut akan dilakukan di Merak dan Cikampek.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Nurhadi Yuwono mengatakan, pihaknya mengusulkan pembangunan kantong parkir, khusus truk kontainer yang hendak masuk ke Jakarta. Hal itu dilakukan guna meminimalisir kemacetan pada jam-jam sibuk di ruas tol.
"Saya mau usulkan pembuatan kantong parkir di Merak dan Cikampek dari wilayah Barat dan Timur Jakarta, sehingga di tol tak terlalu padat," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/1/2014).
Sehingga, bila batas waktu masuk Jakarta diberlakukan yaitu pukul 05.00 WIB mereka langsung masuk kantong-kantong parkir dan tidak lagi parkir di pinggir jalan. Ketika sudah pukul 22.00 WIB maka perjalanan bisa dilanjutkan kembali. Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap akan ada bantuan CCTV di sepanjang ruas tol.
"CCTV itu untuk mengatur jam masuk kontainer pada waktu tertentu. CCTV juga akan memandu kontainer yang akan masuk secara bertahap. Kalau integrasi baik, saya yakin akan lancar," ujarnya.
Selain meminimalisir tingkat kemacetan, kantong parkir diharapkan mampu menekan fatalitas kecelakaan yang melibatkan truk. Salah satu yang menyebabkan kecelakaan adalah sopir yang mengantuk.
Dengan kata lain, adanya kantong parkir dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana untuk beristirahat. Bukan hanya itu, selain keamanan yang terjamin, diakui Nurhadi, akan ada penjagaan selama 24 jam di kantong parkir tersebut.
Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku bagi truk pengangkut sembako dan Bahan Bakar Mintak (BBM). Terkait usulan kantong parkir, Nurhadi mengungkapkan pihaknya masih akan membahas rencana itu lebih lanjut pada Pemda Banten dan Pemkot Karawang, serta instansi lain.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jazari menuturkan, selama ini para pengendara truk masih memanfaatkan rest area yang berada di sepanjang jalan Tol Cikampek dan Tol Merak sebelum masuk ke Jakarta.
Namun, hal itu juga terkadang menjadi kendala karena sarana parkir rest area yang terbatas sehingga banyak truk yang parkir di bahu jalan. (ysw)
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Nurhadi Yuwono mengatakan, pihaknya mengusulkan pembangunan kantong parkir, khusus truk kontainer yang hendak masuk ke Jakarta. Hal itu dilakukan guna meminimalisir kemacetan pada jam-jam sibuk di ruas tol.
"Saya mau usulkan pembuatan kantong parkir di Merak dan Cikampek dari wilayah Barat dan Timur Jakarta, sehingga di tol tak terlalu padat," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/1/2014).
Sehingga, bila batas waktu masuk Jakarta diberlakukan yaitu pukul 05.00 WIB mereka langsung masuk kantong-kantong parkir dan tidak lagi parkir di pinggir jalan. Ketika sudah pukul 22.00 WIB maka perjalanan bisa dilanjutkan kembali. Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap akan ada bantuan CCTV di sepanjang ruas tol.
"CCTV itu untuk mengatur jam masuk kontainer pada waktu tertentu. CCTV juga akan memandu kontainer yang akan masuk secara bertahap. Kalau integrasi baik, saya yakin akan lancar," ujarnya.
Selain meminimalisir tingkat kemacetan, kantong parkir diharapkan mampu menekan fatalitas kecelakaan yang melibatkan truk. Salah satu yang menyebabkan kecelakaan adalah sopir yang mengantuk.
Dengan kata lain, adanya kantong parkir dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana untuk beristirahat. Bukan hanya itu, selain keamanan yang terjamin, diakui Nurhadi, akan ada penjagaan selama 24 jam di kantong parkir tersebut.
Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku bagi truk pengangkut sembako dan Bahan Bakar Mintak (BBM). Terkait usulan kantong parkir, Nurhadi mengungkapkan pihaknya masih akan membahas rencana itu lebih lanjut pada Pemda Banten dan Pemkot Karawang, serta instansi lain.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jazari menuturkan, selama ini para pengendara truk masih memanfaatkan rest area yang berada di sepanjang jalan Tol Cikampek dan Tol Merak sebelum masuk ke Jakarta.
Namun, hal itu juga terkadang menjadi kendala karena sarana parkir rest area yang terbatas sehingga banyak truk yang parkir di bahu jalan. (ysw)
(hyk)