PPP DIY lebih siap hadapi Pemilu 2014

Kamis, 26 Desember 2013 - 16:51 WIB
PPP DIY lebih siap hadapi...
PPP DIY lebih siap hadapi Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY mengaku siap bertarung dalam Pemilu 2014 mendatang. Partai berlambang kakbah ini pun berani membidik satu kursi di DPR RI.

Pada 2009 lalu, PPP belum berhasil menempatkan wakilnya di kursi legislatif tingkat pusat. Namun, momentum 2014 bakal menjadi lebih baik dari pemilu sebelumnya. Mesin partai lebih siap, demikian caleg yang bertarung lebih mumpuni dan aktif menggalang dukungan.

Ketua DPW PPP DIY Sukri Fadholi mengatakan, Pemilu 2014 menjadi momen kebangkitan PPP, termasuk di DIY.

"Persiapan kita lebih matang, salah satunya dengan menempatkan dua kader di setiap TPS," ujarnya, Kamis (26/12/2013).

Langkah tersebut merupakan hasil evaluasi Pemilu 2009 lalu. Banyak TPS yang tidak ditunggui kader sebagai saksi.

"Hasilnya, banyak suara kita yang tercuri. Maka pengalaman itu, tidak boleh terulang lagi. Menempatkan dua kader di masing-masing TPS adalah langkah positif," jelasnya.

Mantan Wali Kota Yogyakarta ini menyebutkan jumlah TPS di DIY sebanyak 8.522 TPS. Dari jumlah tersebut, baru 50 persen TPS di DIY yang sudah ada saksinya.

"Saat ini baru 50 TPS yang sudah ada saksinya dari PPP. Waktu masih empat bulan sangat terjangkau untuk menempatkan saksi di semua TPS," ujarnya.

Jika setiap TPS ada dua kader yang menjadi saksi, PPP berani menargetkan pada Pemilu 2014 mendatang bisa mengantongi 125.000 suara. Hasil Pemilu 2009, PPP DIY hanya mendapatkan 65.000 suara.

"Jika mampu meraup 125.000 suara tercapai, PPP sudah aman, menggenggam satu kursi di DPR RI," tegasnya.

Sukri mengatakan, Pemilu 2014 ini PPP sudah memenuhi kuota delapan caleg untuk DPR. Kondisi ini jelas berpengaruh pada perebutan suara di provinsi istimewa ini. Ada enam caleg kita yang aktif menggalang dukungan.

Mereka saling bekerja sama dalam meraih dukungan suara PPP. "Ini menjadi kekuatan kita sehingga target satu kursi DPR adalah realistis bagi PPP," ujar Sukri yang juga maju sebagai caleg DPR dengan nomor dua ini.

Sementara anggota DPRD DIY dari PPP Muhammad Yazid menambahkan, untuk persaingan kursi DPRD DIY, partainya menargetkan dapat membentuk fraksi sendiri atau setidaknya empat kursi. Target yang sama berlaku untuk masing-masing DPRD Kabupaten/Kota se-DIY.

"Tapi memang harus butuh perjuangan ekstra keras untuk mewujudkan target itu," kata dia.

Dia menyebutkan, hasil Pemilu 2009, PPP hanya menempatkan dua wakilnya di DPRD DIY. Karena tak memenuhi kuota pembentukan fraksi yakni minimal empat anggota dewan, maka PPP harus bergabung fraksi gabungan PNPI Raya yang terdiri dari PPP, Hanura, Gerindra, PKPB.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
46 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
1 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved