Kasus Andik, polisi periksa 5 saksi
Kamis, 26 Desember 2013 - 16:15 WIB
Kasus Andik, polisi periksa 5 saksi
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto menegaskan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi mata, terkait tewasnya seorang Taruna (Karbol) Akademi Angkatan Udara (AAU) Andik Wahyu (21) di Fly Over Pasupati, Kota Bandung.
"Kita sudah meminta keterangan empat orang, baik seorang wanita yang pada saat itu bersama korban, yaitu kakak almarhum dan sekarang kita sedang mempelajari informasi-informasi yang kita dapat yang mudah-mudahan bisa mengarah kepada pelaku," kata Agus, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2013).
Keempat orang tersebut, masing-masing bernama Egar, Abung, dan Irwan yang saat itu berada di lokasi kejadian, dan saksi satu lagi, kakak korban sendiri Yonita Nurhayati.
Agus menambahkan, pihak kepolisian masih belum mencurigai adanya keterlibatan geng motor Kota Bandung yang menjadi pelaku penyerangan hingga tewasnya Andik. Pasalnya, geng motor di Kota Bandung kerap melakukan perbuatan penganiayaan di malam dan dini hari.
"Kita masih terus mendalami peristiwa ini dengan dibantu oleh Mapolrestabes Bandung," tegas Agus.
"Kita sudah meminta keterangan empat orang, baik seorang wanita yang pada saat itu bersama korban, yaitu kakak almarhum dan sekarang kita sedang mempelajari informasi-informasi yang kita dapat yang mudah-mudahan bisa mengarah kepada pelaku," kata Agus, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2013).
Keempat orang tersebut, masing-masing bernama Egar, Abung, dan Irwan yang saat itu berada di lokasi kejadian, dan saksi satu lagi, kakak korban sendiri Yonita Nurhayati.
Agus menambahkan, pihak kepolisian masih belum mencurigai adanya keterlibatan geng motor Kota Bandung yang menjadi pelaku penyerangan hingga tewasnya Andik. Pasalnya, geng motor di Kota Bandung kerap melakukan perbuatan penganiayaan di malam dan dini hari.
"Kita masih terus mendalami peristiwa ini dengan dibantu oleh Mapolrestabes Bandung," tegas Agus.
(san)