BMKG warning Jateng, BPBD siapkan Rp9 M

Kamis, 19 Desember 2013 - 04:13 WIB
BMKG warning Jateng,...
BMKG warning Jateng, BPBD siapkan Rp9 M
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menyiapkan anggaran Rp9 miliar menyusul “warning” Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebut puncak curah hujan di Jateng terjadi Januari-Februari.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Sarwa Pramana, mengatakan, anggaran tersebut akan dibagikan kepada 35 BPBD di Jawa Tengah sebagai antisipasi bencana alam selama musim hujan. Apalagi, daerah-daerah di Jawa Tengah rentan terjadi bencana banjir, longsor, hingga puting beliung.

"Daerah rawan bencana di Jawa Tengah, peringkat pertama ditempati Kabupaten Cilacap. Sedangkan di peringkat kedua ditempati Kabupaten Karanganyar, karena wilayah ini selain sering dilanda banjir karena meluapnya aliran sungai Bengawan Solo juga rentan terjadinya tanah longsor," jelas Sarwa Pramana, di Karanganyar, Rabu (18/12/2013).

Besarnya potensi bencana di Jawa Tengah, mendorong BPBD melakukan koordinasi dengan mengumpulkan satuan penanggulangan bencana di eks Karesidenan Surakarta. Selain memetakan daerah rawan bencana alam yang diperkirakan mengalami pergeseran, BPBD juga diinstruksikan menyiapkan sarana, prasarana, dan personel.

"Kami sudah melakukan 11 langkah untuk mengantisipasi terjadinya bencana dan khusus untuk wilayah eks Karesidenan Surakarta yang perlu diwaspadai adalah luapan dari Bengawan Solo dan tanah longsor," paparnya.

Meluapnya Bengawan Solo, ungkap Sarwa, merupakan salah satu pemicu banjir saat musim hujan yang melanda wilayah Solo, Sukoharjo, Karanganyar dan Sragen. Selain itu, juga memetakan daerah Klaten yang memiliki 10 aliran sungai yang rawan jebol.

"Wilayah Karesidenan Surakarta yang paling rawan bencana memang Karanganyar," ungkapnya.

Berdasarkan data BPBD Jateng, pada 2012 tercatat 1.003 kejadian bencana alam dengan kerugian senilai Rp159 miliar. Hingga akhir September 2013 tercatat 309 bencana alam.
(rsa)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved